Carlos Ezpeleta Nilai Balapan Ulang MotoGP Catalunya 2026 Sudah Tepat

Avatar photo
Carlos Ezpeleta Menilai Balapan Ulang MotoGP Catalunya 2026 Sudah Tepat
FOTO: MOTOGP.COM

GP Nesia – Keputusan melakukan balapan ulang pada MotoGP Catalunya 2026 memicu perdebatan di kalangan pembalap dan penggemar balap motor dunia.

Meski menuai kontroversi setelah dua kecelakaan besar terjadi dalam perlombaan, Chief Sporting Officer MotoGP, Carlos Ezpeleta, menegaskan bahwa keputusan tersebut sudah sesuai prosedur dan dianggap sebagai langkah yang tepat demi kelangsungan balapan.

Grand Prix Catalunya memang berlangsung penuh drama setelah race harus dihentikan dan dimulai kembali sebanyak dua kali.

Situasi itu membuat banyak pihak mempertanyakan keputusan penyelenggara terkait keselamatan para pembalap di lintasan.

Namun, Carlos Ezpeleta memastikan seluruh tindakan yang diambil race direction tetap mengacu pada regulasi dan standar keselamatan MotoGP.

Insiden pertama melibatkan Alex Marquez yang mengalami kecelakaan saat mencoba menghindari motor KTM milik Pedro Acosta yang melambat menuju Tikungan 10.

Setelah kejadian tersebut, balapan sempat dihentikan sebelum akhirnya dilakukan balapan ulang demi memastikan kondisi lintasan aman untuk digunakan kembali.

Belum lama balapan dimulai kembali, kecelakaan besar kedua kembali terjadi. Kali ini melibatkan Johann Zarco dan motor Ducati milik Francesco Bagnaia di Tikungan 1.

Dalam insiden itu, kaki Zarco sempat terjepit sehingga red flag kembali dikibarkan oleh race direction.

Dua kejadian tersebut langsung memicu reaksi dari sejumlah pembalap MotoGP yang mempertanyakan keputusan penyelenggara untuk tetap melanjutkan lomba.

Namun Carlos Ezpeleta menilai bahwa keputusan melakukan balapan ulang tetap berada dalam koridor yang benar karena kedua kecelakaan tersebut merupakan kasus terisolasi dan bukan disebabkan faktor utama dari kondisi sirkuit.

Ezpeleta juga mengaku lega karena Alex Marquez dan Johann Zarco tidak mengalami cedera serius.

Keduanya sempat mendapatkan penanganan medis dan dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans sebelum akhirnya diperbolehkan pulang untuk menjalani proses pemulihan lanjutan di rumah masing-masing.

Menurut Ezpeleta, prosedur penghentian sementara dan melanjutkan balapan merupakan hal yang lazim dalam MotoGP selama kondisi pembalap tidak berada dalam situasi kritis.

Ia menegaskan bahwa gambar kecelakaan yang terlihat mengerikan memang menimbulkan kekhawatiran, tetapi seluruh proses penanganan telah berjalan sesuai standar keselamatan internasional.

Selain itu, Ezpeleta juga membantah anggapan bahwa Sirkuit Barcelona tidak aman untuk menggelar MotoGP.

Ia menyebut karakter lintasan lurus seperti yang ada di Catalunya juga dimiliki banyak sirkuit lain dalam kalender MotoGP.

Karena itu, ia meminta semua pihak tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa trek menjadi penyebab utama kecelakaan.

Pihak MotoGP bersama KTM disebut akan melakukan evaluasi lebih mendalam terkait insiden yang melibatkan motor Pedro Acosta.

Langkah investigasi itu dilakukan guna memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang pada seri-seri berikutnya.

Walau keputusan race direction masih menuai pro dan kontra, MotoGP tetap menilai bahwa kelanjutan balapan setelah dua insiden besar merupakan keputusan terbaik berdasarkan regulasi yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *