GPNesia.com – Pembalap pengganti asal Inggris, Cal Crutchlow, terpaksa mengakhiri balapan lebih cepat pada MotoGP Italia 2026 setelah mengalami robekan otot di bahu kiri saat tampil di Sirkuit Mugello, Minggu.
Situasi tersebut membuat penampilan perdananya dalam tiga tahun terakhir di ajang MotoGP berakhir sebelum garis finis.
Kehadiran Cal Crutchlow di MotoGP Italia 2026 menjadi sorotan karena ia kembali turun balap untuk menggantikan Johann Zarco yang masih menjalani pemulihan cedera bersama tim LCR Honda.
Namun, comeback yang dinantikan itu tidak berlangsung sesuai harapan setelah rider berusia 40 tahun tersebut harus masuk ke pit usai menyelesaikan 10 lap dari total 23 lap yang dijadwalkan.
Crutchlow mengungkapkan bahwa keputusan untuk menghentikan balapan sudah dipertimbangkan setelah dirinya merasakan nyeri hebat pada bagian bahu saat sesi pemanasan pada Minggu pagi.
Pemeriksaan medis yang dilakukan sebelumnya juga menunjukkan adanya kerusakan pada area tersebut.
Menurutnya, cedera yang dialami bukan berasal dari satu insiden tertentu selama akhir pekan balapan.
Robekan otot yang berada di dekat skapula kiri itu muncul akibat tekanan fisik yang terus-menerus diterima tubuhnya saat menjalani penampilan kompetitif pertama sejak GP Jepang 2023.
“Sayangnya, saat pemanasan, ada sesuatu terjadi pada bahu saya. Saya sudah melakukan pemeriksaan di pusat medis sebelumnya dan terlihat ada kerusakan,” ujar Crutchlow.
Ia menambahkan bahwa tim sudah mengetahui kondisi tersebut sebelum balapan dimulai. Meski demikian, dirinya tetap berusaha tampil semaksimal mungkin sesuai arahan yang diberikan oleh tim medis.
“Saya disarankan untuk melakukan yang bisa saya lakukan, dan itulah yang saya lakukan. Tim sudah mengetahui sebelumnya,” lanjutnya.
Dalam balapan utama, Crutchlow memulai lomba dari posisi ke-22. Ia tetap berada di posisi tersebut hingga akhirnya memutuskan menghentikan balapan karena kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk melanjutkan hingga finis.
Meski gagal menyelesaikan lomba, Cal Crutchlow tetap melihat sejumlah perkembangan positif dari performanya sepanjang akhir pekan di Mugello.
Ia merasa mampu menunjukkan peningkatan kecepatan dibandingkan saat tampil pada balapan sprint sehari sebelumnya.
Catatan waktu terbaiknya pada balapan hari Minggu mencapai 1 menit 47,919 detik yang dibukukan pada lap ketiga.
Torehan tersebut lebih cepat dibandingkan catatan 1 menit 48,378 detik yang ia raih ketika menggunakan ban belakang lunak dalam sprint race hari Sabtu.
Selain mencatat waktu terbaik yang lebih baik, Crutchlow juga mampu menjaga konsistensi putaran di kisaran 1 menit 48 detik sepanjang balapan utama.
Peningkatan tersebut menjadi sinyal positif setelah sebelumnya kecepatannya turun ke kisaran 1 menit 49 detik dalam balapan sprint yang berdurasi lebih singkat.
Walau harus meninggalkan lintasan lebih awal akibat cedera, mantan pemenang MotoGP itu tetap merasa puas dengan hasil kerja yang ditunjukkan selama akhir pekan balapan.
Ia menilai performanya telah melampaui ekspektasi yang sebelumnya diperkirakan oleh tim dan pabrikan Honda.
“Secara pribadi, saya merasa tidak puas karena merasa sangat baik. Saya merasa paling baik sepanjang akhir pekan ini. Waktu putaran saya jauh lebih baik dibandingkan balapan sprint. Saya sudah satu detik lebih cepat per lap dibandingkan balapan sprint,” kata Crutchlow.
Ia juga mengungkapkan bahwa tim LCR Honda dan pihak Honda merasa senang dengan performa yang berhasil ditunjukkannya selama tampil sebagai pengganti Zarco di Mugello.
“Tapi tim sangat senang. Honda sangat senang. Saya puas dengan cara akhir pekan ini berjalan. Saya tidak bisa meminta lebih. Mereka mengharapkan saya lebih lambat dari yang saya tunjukkan,” tutupnya.
