GPNesia.com – Pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, berhasil mengamankan posisi kedua pada balapan Moto3 Prancis 2026 yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Minggu (10/5).
Hasil ini menjadi pencapaian penting di tengah kondisi lintasan basah yang penuh tantangan dan berubah-ubah sepanjang lomba.
Sejak awal balapan, Adrian Fernandez sebenarnya tampil menjanjikan karena memulai dari posisi pole position.
Namun, dominasi tidak sepenuhnya bisa dipertahankan karena kondisi trek basah akibat hujan deras membuat grip lintasan sangat sulit diprediksi.
Situasi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team yang akhirnya keluar sebagai pemenang.
Race Direction kemudian menetapkan balapan sebagai wet race, dengan jarak tempuh dipangkas menjadi 13 lap.
Keputusan ini diambil karena para pembalap Moto3 belum memiliki kesempatan menjalani sesi dalam kondisi basah sepanjang akhir pekan di Le Mans, sehingga faktor keselamatan menjadi perhatian utama.
Begitu lampu start padam, Quiles langsung melesat memimpin jalannya lomba.
Back-to-back podiums for @31AdriFernandez 😎👏#FrenchGP 🇫🇷 pic.twitter.com/4jn4uTcM7w
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) May 10, 2026
Joel Kelso dari GRYD – MLav Racing mengikuti di posisi kedua, sementara Adrian Fernandez sempat turun ke urutan ketiga setelah berhasil menyalip Marco Morelli dari tim CFMOTO Gaviota Aspar Team.
Di belakang mereka, sejumlah pembalap mulai beradaptasi dengan kondisi lintasan yang licin dan menantang.
Memasuki lap pertama, beberapa insiden terjadi akibat permukaan trek yang sulit dikendalikan.
Rookie Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) dan David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) terlibat kecelakaan, sementara Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia sempat turun ke posisi ke-11 sebelum kembali berusaha memperbaiki ritme balapnya.
Pada lap kedua, Quiles semakin nyaman di depan dengan catatan waktu yang konsisten dan mulai menjauh dari rombongan pengejar.
Di sisi lain, Veda Ega Pratama kembali turun ke posisi ke-14 sebelum perlahan menemukan kembali kecepatan terbaiknya.
Satu lap berselang, beberapa pembalap kembali terjatuh akibat kondisi lintasan yang semakin sulit diprediksi.
Meski tekanan terus meningkat, Quiles tetap kokoh di posisi terdepan.
Sementara itu, Adrian Fernandez berusaha menjaga konsistensi di posisi kedua tanpa mampu memangkas jarak signifikan dari pemimpin lomba.
Marco Morelli yang sebelumnya berada di kelompok depan harus kehilangan posisi setelah tergelincir pada lap keempat.
Memasuki pertengahan lomba, Quiles semakin tidak terbendung dengan keunggulan yang stabil.
Adrian Fernandez akhirnya fokus mempertahankan posisi kedua dari tekanan para rival di belakangnya, termasuk Matteo Bertelle yang mulai naik ke barisan depan.
Bertelle kemudian berhasil menyalip Guido Pini dari Leopard Racing untuk mengamankan posisi podium sementara.
Pada fase akhir balapan, Quiles tetap tampil tanpa kesalahan hingga akhirnya menyentuh garis finis sebagai pemenang.
Kemenangan ini menjadi yang ketiga baginya pada musim Moto3 2026. Adrian Fernandez berhasil menyelesaikan balapan di posisi kedua dan melengkapi podium bersama Matteo Bertelle di tempat ketiga.
Sementara itu, Veda Ega Pratama mencatat hasil impresif dengan finis di posisi keempat pada debut balapan basahnya di kelas Moto3 musim ini.







