GPNesia.com – Pebalap Inggris Jake Dixon akhirnya kembali ke lintasan kompetitif dengan hasil yang cukup positif pada debutnya di ajang WorldSBK Aragon 2026.
Meski belum berada dalam kondisi fisik terbaik, ia berhasil menyelesaikan Race 1 di posisi ke-16 dan mengaku cukup puas bisa menyelesaikan balapan pertamanya di kelas tersebut setelah masa pemulihan cedera.
Mantan pebalap Moto2 itu kembali turun balapan akhir pekan ini setelah mengalami cedera saat sesi uji coba di Phillip Island pada Februari lalu.
Kondisi tersebut sempat membuat partisipasinya di Aragon diragukan hingga jelang akhir pekan balapan dimulai.
Dalam keterangannya kepada WorldSBK.com usai Race 1 di Aragon, Jake Dixon mengungkapkan bahwa sekadar bisa menyelesaikan balapan sudah menjadi pencapaian tersendiri.
Ia menjelaskan bahwa beberapa hari sebelumnya, saat menjalani sesi di Misano, ia hanya mampu menyelesaikan empat lap karena keterbatasan fisik.
Namun di Aragon, ia mampu menuntaskan 18 lap penuh, meski harus menahan rasa sakit yang cukup signifikan sepanjang lomba.
“Secara jujur saya senang karena bisa menyelesaikan balapan ini. Sejak awal kami memang tidak yakin apakah saya benar-benar bisa turun sampai akhir pekan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa proses pemulihan masih terus berjalan dan setiap langkah kemajuan, sekecil apa pun, menjadi hal yang penting.
Menurut Jake Dixon, balapan di Aragon kali ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai sesi adaptasi tambahan untuk memahami karakter motor yang ia kendarai.
Kurangnya waktu uji coba serta minimnya pengalaman di lintasan kering membuatnya dan tim harus bekerja ekstra dalam menemukan setelan yang tepat.
Ia juga menyoroti kondisi persaingan yang cukup ketat, mengingat para rivalnya sudah menjalani enam seri sebelumnya di musim berjalan.
Hal tersebut membuat dirinya harus mengejar ketertinggalan dari sisi ritme balap maupun adaptasi teknis terhadap motor.
“Saya merasa belum dalam kondisi fit sepenuhnya. Banyak hal yang masih harus diperbaiki, terutama dari sisi pengaturan motor. Tapi melihat situasi saya saat ini, bisa finis saja sudah cukup memuaskan,” ujar Jake Dixon dengan realistis.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa hasil tersebut bukan target akhir yang diinginkannya. Fokus utamanya saat ini adalah pemulihan kondisi fisik agar dapat tampil lebih kompetitif pada balapan berikutnya.
Ia juga masih belum yakin apakah mampu turun penuh pada agenda balapan hari Minggu, mengingat format lomba yang lebih berat.
Pada hari Minggu di Aragon, para pebalap akan menghadapi tambahan tantangan berupa Superpole Race sejauh 10 lap, sebelum balapan utama yang juga berlangsung dalam jarak penuh.
Jika digabungkan, total jarak tempuh bisa mencapai 28 lap, belum termasuk kemungkinan tambahan lap saat sesi pemanasan. Kondisi ini menjadi pertimbangan serius bagi Jake Dixon yang masih dalam tahap pemulihan cedera.
Saat ini, ia menilai keputusan untuk turun di race berikutnya akan sangat bergantung pada kondisi tubuhnya setelah istirahat malam dan evaluasi keesokan pagi.
Tim juga akan melakukan penilaian lebih lanjut sebelum memastikan partisipasinya di seluruh rangkaian balapan hari Minggu.
Setelah seri Aragon, WorldSBK akan memasuki masa jeda selama dua minggu sebelum kembali berlanjut ke putaran berikutnya di Misano pada 12–14 Juni.
Waktu tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pemulihan lebih lanjut dan peningkatan kondisi fisik.
Dengan situasi yang masih serba terbatas, Jake Dixon tetap menunjukkan komitmen untuk beradaptasi secara bertahap di kelas baru ini, sembari mengumpulkan pengalaman penting di tengah kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.











