Berapa Kali Marc Marquez Juara Dunia MotoGP? Ini Rekor dan Perjalanan Lengkap The Baby Alien

Avatar photo
Berapa Kali Marc Marquez Juara Dunia
FOTO: MOTOGP.COM

GP Nesia – Berapa kali Marc Marquez juara dunia MotoGP? Pertanyaan ini kembali ramai dibicarakan pecinta balap motor setelah rider asal Spanyol tersebut kembali mencatatkan sejarah di ajang Grand Prix.

Marc Marquez dikenal sebagai salah satu pembalap terbaik dalam sejarah balap motor dunia. Pembalap bernomor #93 itu telah mengoleksi total sembilan gelar juara dunia di semua kelas Grand Prix.

Dari jumlah tersebut, tujuh gelar berhasil diraih Marc Marquez di kelas utama MotoGP. Catatan itu membuat namanya sejajar dengan legenda MotoGP Valentino Rossi dalam daftar pembalap dengan gelar terbanyak di kelas premier.

Adapun tujuh gelar MotoGP milik Marc Marquez diraih pada musim 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, 2019, dan 2025.

Sementara itu, satu gelar lainnya diraih di kelas Moto2 pada musim 2012. Sebelumnya, Marquez juga sukses menjadi juara dunia kelas 125cc atau Moto3 pada tahun 2010.

BACA JUGA:  Alex Marquez: Performa Bagus, Posisi Start Buruk

Dengan torehan tersebut, jawaban dari pertanyaan berapa kali Marc Marquez juara dunia adalah sembilan kali di seluruh kelas balap Grand Prix dan tujuh kali di kelas MotoGP.

Marc Marquez terakhir kali meraih gelar juara dunia pada musim 2025 bersama Ducati Lenovo Team. Ia memastikan gelar ketujuh MotoGP miliknya di Sirkuit Motegi, Jepang, sekaligus mengukuhkan total sembilan gelar dunia sepanjang kariernya.

Awal Perjalanan Marc Marquez

Marc Marquez lahir pada 17 Februari 1993 di Lleida, Spanyol. Ia tumbuh besar di Cervera bersama keluarga dan saudara laki-lakinya, Alex Marquez.

Ketertarikan Marc terhadap dunia balap muncul sejak usia sangat muda. Saat berusia empat tahun, ia meminta sepeda motor sebagai hadiah Natal. Dengan bantuan roda tambahan, Marc mulai belajar mengendarai motor bersama ayahnya di kawasan dekat rumah mereka.

Pada tahun 1998, ketika berusia lima tahun, Marquez mulai mengikuti ajang Enduro untuk Anak-Anak di kategori pemula. Setahun kemudian, sang ayah membelikannya motor mini off-road 50cc bekas yang dipakai untuk latihan motocross dan enduro.

BACA JUGA:  Alex Criville Soroti Krisis Ducati di MotoGP di Tengah Kebingungan GP25

Bakat besar Marc mulai terlihat sejak usia dini. Pada tahun 2001, ia berhasil memenangkan Kejuaraan Catalan kategori motocross pemula.

Mulai Fokus ke Balap Sirkuit

Perjalanan Marc Marquez menuju MotoGP dimulai ketika ia mulai fokus ke balap aspal pada awal 2000-an. Pada tahun 2003, ia tampil di ajang Open RACC 50 dan langsung merebut gelar juara pada musim pertamanya.

Setahun kemudian, Marquez naik ke kelas 125cc menggunakan Honda 125 GP bersama tim RACC Impala. Di sana ia bertandem dengan Pol Espargaro.

Kariernya terus berkembang hingga bertemu Emilio Alzamora pada 2005. Sosok juara dunia 125cc 1999 itu kemudian menjadi mentor penting dalam perjalanan karier Marc Marquez.

Pada tahun 2008, Marquez menjalani debut di Kejuaraan Dunia Balap Motor bersama Repsol KTM pada GP Portugal di Estoril. Meski sempat mengalami cedera lengan kanan, ia mampu mencatat sejarah sebagai pembalap termuda yang naik podium Kejuaraan Dunia saat finis ketiga di GP Inggris.

Juara Dunia Pertama di Kelas 125cc

Musim 2010 menjadi titik balik besar dalam karier Marc Marquez. Bersama tim Ajo Motorsport dan motor Derbi, ia tampil luar biasa sepanjang musim.

BACA JUGA:  Rumor Kembalinya Marc Márquez ke Lintasan MotoGP Italia 2026 Semakin Menguat

Marc meraih kemenangan perdana di Mugello pada 6 Juni 2010. Setelah itu, ia mendominasi dengan kemenangan beruntun di Silverstone, Assen, Catalunya, dan Sachsenring.

Musim tersebut ditutup dengan status Juara Dunia 125cc 2010 setelah mengoleksi 10 kemenangan dan 12 pole position.

Naik ke Moto2 dan Langsung Bersinar

Setelah sukses di kelas ringan, Marquez naik ke Moto2 pada 2011. Meski sempat mengalami beberapa kecelakaan, ia mampu tampil impresif dan menjadi runner-up dunia.

Musim 2012 menjadi momen penting lainnya. Marc sempat mengalami gangguan penglihatan ganda akibat kecelakaan pada akhir musim sebelumnya dan harus menjalani operasi.

Namun, ia berhasil pulih tepat waktu dan tampil dominan di Moto2. Delapan kemenangan sepanjang musim mengantarkannya meraih gelar Juara Dunia Moto2 2012.

Debut Sensasional di MotoGP

Marc Marquez menjalani debut MotoGP pada musim 2013 bersama Repsol Honda. Ekspektasi besar langsung mengiringi kedatangannya ke kelas utama.

Pada balapan kedua di Austin, Texas, Marquez langsung meraih kemenangan perdana MotoGP sekaligus menjadi pembalap termuda yang pernah menang di kelas utama pada usia 20 tahun 63 hari.

Musim debutnya berjalan luar biasa. Ia tampil konsisten dan mampu mengalahkan para pembalap senior seperti Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, dan Dani Pedrosa.

Marquez akhirnya memastikan gelar Juara Dunia MotoGP 2013 di musim pertamanya.

Dominasi Marc Marquez di MotoGP

Musim 2014 menjadi salah satu musim paling dominan dalam sejarah MotoGP. Marc Marquez sukses memenangkan 10 balapan pertama secara beruntun.

Ia akhirnya mengunci gelar juara dunia kedua secara beruntun di Motegi, Jepang. Saat itu, ia juga tercatat sebagai pembalap termuda yang mampu meraih dua gelar premier class berturut-turut.

BACA JUGA:  Hasil Kualifikasi MotoGP Amerika 2024, Maverick Vinales Pole Position

Meski mengalami musim sulit pada 2015, Marc bangkit pada 2016 dengan pendekatan balap yang lebih matang. Konsistensi menjadi kunci keberhasilannya meraih gelar MotoGP ketiga sekaligus gelar dunia kelima sepanjang karier.

Setelah itu, Marquez terus mendominasi MotoGP dengan meraih gelar juara dunia pada 2017, 2018, dan 2019.

Pada musim 2019, ia tampil sangat konsisten dengan sembilan kemenangan dan berhasil mengunci gelar dunia kedelapan sepanjang kariernya serta keenam di kelas utama MotoGP.

Rekor Besar Marc Marquez

Sepanjang kariernya, Marc Marquez memecahkan banyak rekor penting di MotoGP. Ia menjadi pembalap termuda yang:

  • Menang di kelas utama MotoGP
  • Meraih gelar MotoGP di musim debut
  • Menjadi juara dunia MotoGP dua kali beruntun
  • Mengoleksi empat gelar premier class
  • Meraih enam gelar MotoGP

Selain itu, ia juga dikenal sebagai salah satu pembalap dengan gaya balap paling agresif dan atraktif sepanjang sejarah MotoGP.

Kini, ketika banyak penggemar kembali bertanya berapa kali Marc Marquez juara dunia, jawabannya adalah sembilan gelar dunia dengan tujuh di antaranya berasal dari kelas utama MotoGP. Prestasi tersebut menempatkan Marc Marquez sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah balap motor dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *