GP Nesia – Balapan di Grand Prix Kanada 2026 menghadirkan momen penting bagi Max Verstappen yang akhirnya meraih podium perdananya pada musim ini, meski ia menegaskan bahwa timnya masih memiliki banyak ruang untuk berkembang.
Finis di posisi ketiga di sirkuit Montreal disebutnya sebagai “hasil yang luar biasa” dalam kondisi balapan yang cukup dinamis dan penuh kejutan.
Pada ajang yang digelar di Kanada tersebut, Verstappen sempat tampil kompetitif dan bahkan mengisi posisi kedua selama sebagian besar jalannya balapan sepanjang 68 lap.
Namun, posisinya harus rela direbut oleh pembalap Ferrari Lewis Hamilton pada fase akhir lomba. Situasi ini membuat Verstappen harus puas berada di posisi ketiga meskipun performanya terbilang solid dibandingkan seri-seri sebelumnya.
Balapan ini juga dipengaruhi oleh berbagai strategi dan insiden yang terjadi di lintasan.
Dua mobil McLaren yang dikendarai Lando Norris dan Oscar Piastri memulai balapan dengan ban intermediate karena prediksi hujan, namun kondisi cuaca yang tidak berubah membuat strategi tersebut kurang optimal.
Di sisi lain, tim Mercedes mengalami kemunduran setelah mobil George Russell mengalami masalah pada unit daya dan tidak dapat melanjutkan balapan.
Dalam keterangannya setelah balapan, Max Verstappen mengakui bahwa hasil podium ini sedikit mengejutkan, namun ia menilai situasi tersebut harus dilihat secara proporsional.
Ia menyoroti bahwa keberuntungan juga berperan dalam hasil akhir, termasuk kesalahan strategi McLaren serta masalah teknis yang menimpa Mercedes.
“Dua mobil McLaren memilih strategi yang kurang tepat dengan menggunakan ban intermediate di awal, dan itu jelas membantu kami. Selain itu, masalah pada mobil George juga membuka peluang bagi kami untuk berada di podium,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun ada faktor eksternal yang menguntungkan, hasil tersebut tetap menjadi pencapaian positif bagi timnya.
Max Verstappen juga menegaskan bahwa performa mobilnya belum sepenuhnya optimal, terutama pada stint kedua ketika menggunakan ban medium.
Menurutnya, kurangnya grip menjadi salah satu kendala utama yang perlu segera dipahami dan diperbaiki oleh tim Red Bull Racing agar dapat bersaing lebih konsisten di depan.
Meski demikian, Verstappen melihat adanya perkembangan positif dibandingkan seri sebelumnya.
Ia menyebut bahwa dalam dua akhir pekan terakhir, performa Red Bull sudah lebih dekat dengan barisan terdepan.
Sebelumnya, tim sempat kesulitan bersaing bahkan di lini tengah, namun kini mulai mampu menempel para rival utama di papan atas.
“Dalam dua akhir pekan terakhir kami sudah jauh lebih dekat dengan para pesaing di depan. Kami sudah bergerak ke arah yang benar, tetapi masih banyak hal yang bisa kami tingkatkan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah memperbaiki detail kecil yang dapat memberikan dampak besar pada performa keseluruhan.
Dengan hasil di Kanada ini, musim Formula 1 masih menyimpan banyak peluang bagi Red Bull untuk memperbaiki posisi mereka.
Podium ini menjadi sinyal bahwa mereka mulai kembali kompetitif, meskipun tantangan dari Ferrari, Mercedes, dan McLaren tetap akan menjadi ancaman besar di seri-seri berikutnya.







