GPNesia.com – Pembalap Aruba.it Racing Ducati, Nicolo Bulega, kembali menunjukkan dominasinya di ajang Kejuaraan Dunia Superbike MOTUL FIM 2026 usai meraih kemenangan ke-17 secara beruntun pada Race 1 di Autodrom Most, Republik Ceko.
Namun, kemenangan kali ini menjadi salah satu yang paling sulit bagi pembalap Italia tersebut karena harus menghadapi tekanan hebat dari rekan setimnya, Iker Lecuona, hingga lap-lap akhir balapan.
Balapan berlangsung penuh drama sejak awal. Nicolo Bulega yang memulai lomba dari pole position langsung mempertahankan posisi terdepan selepas Tikungan 1.
Di belakangnya, Yari Montella dan Iker Lecuona membuntuti ketat, sementara Alberto Surra tampil agresif dengan naik ke posisi keempat pada lap awal.
Akan tetapi, balapan sempat dihentikan setelah insiden besar menimpa Danilo Petrucci di Tikungan 13 pada lap pembuka.
Bendera merah dikibarkan pada awal Lap 2 setelah pembalap ROKiT BMW Motorrad WorldSBK Team itu mengalami kecelakaan keras.
Petrucci kemudian dibawa ke pusat medis dan didiagnosis mengalami memar pada punggung bawah, pinggul kiri, serta cedera pada beberapa jari tangan kiri dan panggul. Setelah pemeriksaan awal, ia dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Race 1 kemudian dimulai ulang dengan total 21 lap dan susunan grid kembali mengikuti posisi start awal. Saat lampu start padam untuk kedua kalinya, Nicolo Bulega kembali tampil sempurna dengan mempertahankan posisi pertama.
Montella tetap berada di posisi kedua, sedangkan Lecuona membayangi di urutan ketiga. Alberto Surra kembali mencuri perhatian dengan mempertahankan ritme cepatnya di posisi keempat.
Persaingan mulai memanas ketika Lecuona berhasil menyalip Montella pada awal Lap 4 di Tikungan 1.
Setelah naik ke posisi kedua, pembalap bernomor 7 tersebut langsung memangkas jarak dengan Bulega hingga hanya terpaut beberapa persepuluh detik pada Lap 7.
Kedua pembalap Ducati itu terus terlibat duel sengit sepanjang balapan dan nyaris tak terpisahkan.
Tekanan besar datang pada Lap 14 ketika Bulega melebar di Tikungan 1. Meski begitu, ia masih mampu mempertahankan posisi terdepan.
Satu lap kemudian, Lecuona akhirnya berhasil mengambil alih pimpinan balapan melalui manuver pengereman agresif. Namun duel belum berakhir.
Pada Lap 18, Bulega sempat mencoba melakukan serangan balasan meski belum berhasil. Kesempatan emas baru datang di awal Lap 19 ketika ia sukses menyalip Lecuona di Tikungan 1.
Manuver tersebut menjadi titik penentu kemenangan. Setelah kembali memimpin, Nicolo Bulega langsung menciptakan jarak aman hingga garis finis.
Kemenangan itu sekaligus menjadi kemenangan ke-33 sepanjang kariernya di WorldSBK dan membuatnya menyamai rekor legenda balap Troy Corser.
Sementara itu, Lecuona harus puas finis di posisi kedua, yang menjadi hasil runner-up ke-10 secara beruntun musim ini.
Yari Montella melengkapi podium setelah finis di posisi ketiga dengan selisih sekitar sepuluh detik dari Lecuona. Pembalap Barni Spark Racing Team tersebut tampil cukup nyaman tanpa tekanan berarti pada paruh akhir balapan.
Pertarungan sengit juga terjadi dalam perebutan posisi keempat antara Alberto Surra, Sam Lowes, dan Garrett Gerloff.
Insiden terjadi pada Lap 4 ketika Sam Lowes menyalip Surra di Tikungan 15, sebelum Surra mencoba membalas di Tikungan 16 yang berujung kontak dan membuat Lowes terjatuh.
Steward FIM WorldSBK kemudian menjatuhkan penalti Long Lap kepada Surra atas insiden tersebut.
Situasi itu dimanfaatkan Garrett Gerloff untuk merebut posisi keempat usai menyalip Surra di Tikungan 20.
Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Gerloff bersama Kawasaki WorldSBK Team sekaligus finis empat besar pertamanya sejak terakhir naik podium di Aragon 2024 saat masih membela BMW.
Axel Bassani finis di posisi kelima untuk bimota by Kawasaki Racing Team, sedangkan Lorenzo Baldassarri menempati urutan keenam.
Alex Lowes tampil impresif setelah bangkit dari posisi start ke-14 dan finis di posisi ketujuh.
Andrea Locatelli menjadi pembalap Yamaha terbaik dengan finis kedelapan, diikuti Alberto Surra di posisi kesembilan setelah menjalani penalti Long Lap. Stefano Manzi melengkapi posisi sepuluh besar.
Tarran Mackenzie menutup balapan di posisi ke-11 dengan selisih kurang dari satu detik dari Manzi.
Xavi Vierge finis di urutan ke-12 setelah duel ketat hingga garis finis dengan Mackenzie, di mana keduanya hanya dipisahkan selisih waktu 0,029 detik.
Tommy Bridewell juga terlibat dalam pertarungan tersebut dan finis hanya 0,009 detik di belakang Vierge.
Michael van der Mark sukses meraih poin pada penampilan comeback-nya di WorldSBK setelah finis di posisi ke-14 meski memulai balapan dari urutan ke-20.
Remy Gardner berada tepat di belakangnya dengan selisih hanya 0,006 detik. Bahattin Sofuoglu, Somkiat Chantra, dan Mattia Rato menjadi pembalap terakhir yang berhasil menyentuh garis finis dan masuk klasifikasi akhir balapan.
Sementara itu, Yuki Kunii dan Sam Lowes tercatat gagal menyelesaikan balapan setelah masuk daftar pembalap yang mengundurkan diri.







