GPNesia.com – Kemenangan gemilang kembali diraih Maximo Quiles pada ajang Moto3 World Championship di Sirkuit Circuito de Jerez.
Pembalap muda asal Spanyol itu sukses mengamankan kemenangan keduanya musim ini, yang sekaligus menjadi pencapaian terbaik dalam kariernya sejauh ini.
Dalam jalannya balapan, Quiles terlibat duel sengit bersama David Munoz dan pembalap Leopard Honda, Adrian Fernandez.
Ketiganya berhasil menjauh dari rombongan pembalap lain sejak awal lomba. Fernandez sempat memimpin pada akhir lap ketujuh, sebelum persaingan tiga arah terus berlangsung ketat hingga lap-lap akhir.
Memasuki lap ke-15, Maximo Quiles kembali merebut posisi terdepan. Dengan kecepatan impresif, ia mampu menciptakan jarak dan akhirnya menyentuh garis finis dengan keunggulan hampir dua detik atas Fernandez dan Munoz.
Selepas balapan, pembalap berusia 18 tahun itu tak mampu menyembunyikan emosinya. Ia menyebut kemenangan di kandang sendiri sebagai momen paling berkesan dalam kariernya.
“Itu kemenangan terbaik saya. Luar biasa bisa menang di depan semua penggemar ini; saya merinding,” ujarnya penuh semangat seperti dikutip dari Speedweek, Rabu (29/4/2026).
Ia bahkan mengaku rahangnya terasa sakit akibat terlalu banyak berteriak saat merayakan kemenangan di tikungan Nieto-Peluqui.
Quiles juga menjelaskan bahwa ia tidak memiliki strategi khusus untuk menjauh di lap-lap akhir. Awalnya, ia hanya berniat tampil maksimal sejak start, namun kondisi fisiknya belum sepenuhnya ideal.
Ia memilih berhati-hati setelah beberapa kali hampir terjatuh. Saat disalip Fernandez dan Munoz, ia memutuskan menunggu momentum sambil memantau jarak dengan kelompok pengejar yang tertinggal sekitar tiga detik.
Keputusan itu terbukti tepat. Empat lap sebelum finis, ia mulai meningkatkan kecepatan dan berhasil menciptakan jarak yang cukup untuk mengunci kemenangan. “Saya sangat senang,” ucapnya singkat namun penuh makna.
Musim 2026 menjadi periode luar biasa bagi Maximo Quiles. Dari empat balapan yang telah dijalani, ia mencatat dua kemenangan dan dua kali finis di posisi kedua.
Total 90 poin berhasil dikumpulkan dari maksimal 100 poin yang tersedia, membuatnya unggul 37 poin atas pesaing terdekat, Alvaro Carpe.
Di balik performa impresif tersebut, Quiles berada di bawah naungan Vertical Group, manajemen yang didirikan oleh keluarga Marc Marquez.
Meski mulai dikaitkan dengan peluang naik kelas ke kategori yang lebih tinggi pada musim 2027, ia memilih tetap fokus pada musim berjalan.
“Masih terlalu dini. Kita harus berkonsentrasi pada saat ini. Tim saya di Vertical akan membuat keputusan terbaik untuk saya,” ujarnya menegaskan.
Ketika ditanya kemungkinan ketertarikan dari tim MotoGP, ia hanya tersenyum dan menjawab santai, “Anda harus bertanya kepada Marc tentang itu. Saya fokus pada balapan.”
Dengan performa konsisten dan mental yang semakin matang, Maximo Quiles kini menjadi salah satu kandidat kuat juara dunia Moto3 musim ini.







