GPNesia.com – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tengah menatap seri lanjutan Moto3 musim 2026 yang akan digelar di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada akhir April mendatang.
Rider rookie dari tim Honda Team Asia itu bertekad menembus posisi 10 besar klasemen, meski sebelumnya sempat mengalami insiden jatuh pada balapan di Circuit of the Americas (COTA). Informasi ini sebagaimana dilaporkan oleh Bola.
Hingga tiga seri awal musim ini, Veda telah mengoleksi 27 poin dan tercatat sebagai salah satu pembalap Indonesia dengan pencapaian terbaik sepanjang sejarah bersama Honda Team Asia di kelas Moto3.
Prestasi tertingginya sejauh ini terjadi saat ia finis di posisi ketiga pada seri kedua di Sirkuit Ayrton Senna, Brasil, pada 22 Maret 2026.
Insiden di COTA disebut tidak memengaruhi kondisi mentalnya. Menurut keterangan Sudarmono, ayahnya, penyebab kecelakaan terjadi karena penggunaan gas yang terlalu agresif saat balapan berlangsung.
Ia menegaskan bahwa Veda Ega Pratama dalam kondisi aman dan tetap fokus menghadapi seri berikutnya. “Veda tetap kuat secara mental dan sekarang fokus bangkit di seri Jerez dengan target 10 besar,” ujar Sudarmono.
Pengalaman di Sirkuit Jerez menjadi modal positif, karena sebelumnya ia pernah naik podium di lintasan tersebut ketika tampil di ajang Red Bull Rookies Cup 2025.
Hal ini membuat tim menilai peluangnya cukup terbuka untuk kembali tampil kompetitif.
Performa awal musim ini juga memunculkan perbandingan dengan salah satu eks pembalap Honda Team Asia paling sukses di level Grand Prix, Ai Ogura.
Ogura pernah menutup musim Moto3 2020 di posisi ketiga, lalu menjadi runner-up Moto2 2022 sebelum akhirnya meraih gelar juara dunia Moto2 pada 2024 bersama tim lain. Catatan tersebut menjadi tolok ukur perkembangan pembalap muda Asia saat ini.
Statistik menunjukkan Ai Ogura mengoleksi tujuh podium serta satu pole position selama berkarier di Moto3 bersama Honda Team Asia, sebelum akhirnya naik ke kelas MotoGP bersama Trackhouse dan dikabarkan akan bergabung dengan tim pabrikan Yamaha pada musim depan.
Di tengah sorotan tersebut, Veda Ega Pratama disebut memiliki peluang untuk menyamai bahkan melampaui pencapaian tersebut jika mampu menjaga konsistensi di barisan depan.
Fokus utamanya pada musim debut ini adalah mempertahankan stabilitas performa agar rutin bersaing di posisi lima besar dan terus mengumpulkan poin penting di setiap seri.
Baca berita terbaru hari ini seputar MotoGP, Moto2, Moto3, F1 dan Otomotif di GPNesia.com melalui Google News + Facebook






