Marc Márquez Akui Cedera Saraf Jadi Tantangan Terberat di MotoGP

Avatar photo
Giacomo Agostini Minta Marc Marquez Pensiun Dini
Ducati Tegaskan Tak Ganti Marc Marquez di MotoGP Catalunya 2026. Foto: motogp.com

GPNesia.com – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Márquez, mengungkapkan bahwa proses pemulihan cedera saraf yang dialaminya menjadi salah satu fase paling sulit sepanjang karier balapnya.

Gangguan tersebut tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga berdampak besar terhadap rasa percaya dirinya ketika kembali menunggangi motor di lintasan MotoGP.

Dalam keterangannya yang dikutip dari laman resmi MotoGP pada Jumat (29/5/2026), Marc Márquez menjelaskan bahwa cedera saraf memiliki dampak yang jauh lebih rumit dibandingkan cedera tulang maupun otot.

Menurutnya, sistem saraf berperan penting karena menjadi penghubung seluruh fungsi tubuh saat pembalap mengendalikan motor dengan kecepatan tinggi.

“Ketika kamu mempunyai problem pada saraf, percayalah itu lebih mengerikan dari cedera patah tulang atau otot karena saraf menghubungkan segalanya,” ujar Marc Márquez.

Pembalap asal Spanyol tersebut mengaku sempat mengalami kesulitan besar dalam mengendalikan situasi selama masa pemulihan.

Walaupun dirinya mampu menunjukkan performa cukup baik ketika menjalani simulasi, kondisi berbeda justru dirasakan saat turun langsung ke arena balap.

Ia menilai sensasi yang muncul ketika memacu motor di lintasan terasa jauh lebih buruk dibandingkan saat latihan biasa.

Masalah yang dialami juara dunia tujuh kali itu diketahui berasal dari kompresi saraf di area bahu kanan.

Gangguan tersebut dipicu oleh pergeseran baut atau sekrup hasil operasi bahu yang pernah dijalaninya sebelumnya.

Cedera itu menjadi perhatian serius karena memengaruhi koneksi jaringan saraf menuju otot.

Cedera bahu yang dialami Marc Márquez bermula ketika dirinya tampil pada MotoGP Indonesia musim lalu.

Sejak insiden tersebut, kondisi bahunya terus menjadi gangguan yang menghantui performanya di atas motor Ducati Lenovo.

Meski demikian, pembalap berusia 33 tahun itu menyebut bahwa saat ini koneksi sarafnya mulai menunjukkan perkembangan positif.

BACA JUGA:  Marquez Bersaudara Menargetkan Podium di MotoGP Assen 2024

Tim medis disebut terus melakukan penanganan intensif demi mengembalikan fungsi jaringan saraf agar kembali normal sepenuhnya.

“Sekarang saya tidak punya masalah koneksi saraf. Kami pikir penangan klinis adalah segalanya untuk mengembalikan jaringan saraf yang menghubungkan otot butuh waktu untuk kembali normal,” kata Marc Márquez.

Di tengah proses pemulihan tersebut, Marc Márquez akhirnya mendapatkan lampu hijau untuk kembali turun ke lintasan pada sesi latihan bebas pertama atau FP1 MotoGP Italia yang berlangsung Jumat.

Kehadirannya pada sesi latihan menjadi sinyal positif setelah sebelumnya diragukan tampil akibat kondisi cedera yang belum sepenuhnya pulih.

Walaupun sudah mengikuti FP1, kesempatan Marc untuk turun pada balapan utama di Sirkuit Mugello masih belum dipastikan.

Tim dokter masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan guna menentukan apakah kondisinya benar-benar siap untuk menjalani balapan penuh akhir pekan ini.

Keputusan akhir mengenai partisipasi Marc Márquez di MotoGP Italia akan ditentukan setelah sesi evaluasi medis selesai dilakukan.

Ducati Lenovo dan tim medis tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi saraf sang pembalap yang masih berada dalam tahap pemulihan.

Apresiasi untuk GPNesia.com

Menyukai tulisan ini? Dukung situs ini agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas karena tanpa iklan.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.
Trakteer Saya

Berita Terkini

Minggu, 30 Agustus 2026

Sirkuit MotoGP Adelaide 2027 Resmi Diperkenalkan

Adelaide siapkan lintasan 4,13 km untuk MotoGP 2027. Simak detail Sirkuit MotoGP Adelaide 2027, desain,...
Minggu, 30 Agustus 2026

Alex Marquez Puas Raih Podium Sprint Aragon 2026

Alex Marquez finis kedua di Sprint Race MotoGP Aragon 2026. Ia puas dengan podium dan...
Minggu, 30 Agustus 2026

Rekrutmen Relawan MotoGP Mandalika 2026 Utamakan Warga Lokal

Rekrutmen relawan MotoGP Mandalika 2026 diminati ribuan warga Lombok. MGPA memprioritaskan putra-putri daerah untuk mendukung...
Minggu, 30 Agustus 2026

Fabio Di Giannantonio Jatuh di Sprint Aragon, Selisih 46 Poin

Fabio Di Giannantonio gagal meraih poin di Sprint MotoGP Aragon 2026 setelah terjatuh. Kini, ia...
Minggu, 30 Agustus 2026

Marc Marquez Ungkap Taktik Menangi Sprint Race MotoGP Aragon 2026

Marc Marquez membongkar strategi merebut kemenangan Sprint MotoGP Aragon 2026 lewat serangan di Tikungan 1...
Minggu, 30 Agustus 2026

Fabio Quartararo Prediksi Mesin Yamaha Meledak di Aragon

Fabio Quartararo memprediksi mesin Yamaha bermasalah di MotoGP Aragon 2026 setelah merasakan penurunan performa sebelum...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *