GPNesia.com – Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez dipastikan tidak akan tampil pada balapan utama MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, Minggu (10/5).
Kepastian tersebut diumumkan setelah rider asal Spanyol itu mengalami kecelakaan saat menjalani Sprint Race MotoGP Le Mans 2026.
Insiden yang dialami pebalap bernomor 93 tersebut membuatnya mengalami patah tulang metatarsal kelima pada kaki kanan.
Cedera itu sekaligus membuat Marc Marquez harus menepi dalam dua seri sekaligus, yakni MotoGP Prancis dan MotoGP Catalunya.
Meski cedera pada kaki kanan tidak tergolong terlalu berat, kondisi tersebut justru membuat Marc mempercepat rencana operasi bahu kanan yang sebelumnya telah dijadwalkan setelah seri Catalunya.
Bahu kanan pembalap Ducati Lenovo itu diketahui sudah lama mengalami gangguan dan memengaruhi performanya di lintasan.
“Ya, saya rasa itu jatuh yang cukup keras, memang bukan di kecepatan tinggi, tapi masih cukup parah. Ini bukan cedera yang terlalu besar, tapi di waktu yang tepat,” ujar Marc dikutip dari laman resmi MotoGP, Sabtu (9/5/2026).
Sebelumnya, peraih delapan gelar juara dunia itu memang berencana menjalani operasi usai MotoGP Catalunya.
Namun rasa sakit yang terus muncul sejak seri Jerez membuat dirinya menyadari ada masalah serius pada bahu yang selama ini menghambat performanya ketika mengendarai motor Desmosedici GP.
“Saya tadinya berencana operasi bahu kanan saya setelah MotoGP Catalunya. Karena saya berusaha keras saat beberapa balapan dan setelah MotoGP Jerez saya sadar, seperti ada yang tidak beres pada bahu saya,” kata Marc Marquez.
Lebih lanjut, mantan juara dunia MotoGP tersebut menjelaskan bahwa gangguan pada bahunya bukan berasal dari cedera lama yang belum pulih.
Setelah dilakukan pemeriksaan medis, diketahui ada baut yang rusak dan bengkok di area bahu akibat insiden MotoGP Indonesia musim lalu.
“Setelah dianalisis, cedera saat MotoGP Indonesia sudah diperbaiki semua. Tapi ada cedera lain karena baut yang rusak dan bengkok. Posisinya agak berbeda, jadi saat posisi naik motor MotoGP, baut itu mengenai saraf dan makanya saya kadang cepat, tapi tidak konsisten,” ungkapnya.
Kondisi baut yang menekan saraf itu disebut menjadi penyebab utama inkonsistensi performa Marc Marquez sepanjang musim ini.
Meski mampu tampil cepat dalam beberapa sesi, ia kesulitan menjaga ritme balapan secara stabil karena rasa sakit yang muncul saat mengendarai motor.
Meski demikian, tim medis memberikan kabar positif terkait proses pemulihan pascaoperasi bahu kanan tersebut. Pembalap berjuluk The Baby Alien itu menyebut masa penyembuhan kali ini diprediksi tidak akan selama operasi bahu sebelumnya.
“Ketika dengar cedera di bahu, pasti akan panjang penyembuhannya. Tapi yang ini tidak, mereka bilang akan cepat recovery-nya,” tutur Marc.
Terkait peluang comeback, Marc masih belum ingin memastikan kapan dirinya akan kembali tampil di lintasan MotoGP. Ia memilih fokus menjalani proses pemulihan sebelum menentukan target balapan berikutnya.
“Saya tidak mau sebutkan tanggal kapan akan kembali, tentu di Catalunya saya tidak akan balap. Mungkin akan dilihat lagi sebelum Mugello,” pungkasnya.







