GPNesia.com – Ajang MotoGP Spanyol 2026 yang digelar di Sirkuit Jerez menyisakan cerita kurang menyenangkan bagi pembalap Pramac Yamaha, Jack Miller.
Rider asal Australia tersebut mengungkapkan bahwa ia mengalami kendala serius pada sistem rem belakang motornya, yang berdampak langsung pada performanya sepanjang balapan.
Dalam balapan tersebut, Jack Miller memulai dari posisi ke-22 di grid start. Meski berada di barisan belakang, ia sempat memperlihatkan peningkatan performa dengan berhasil merangsek hingga posisi ke-17 pada fase awal lomba. Namun, harapan untuk bisa menembus zona poin harus pupus setelah masalah teknis muncul di tengah balapan.
Masalah utama terjadi pada sistem pengereman belakang yang tiba-tiba tidak berfungsi optimal. Kondisi tersebut membuat laju Jack Miller tidak lagi kompetitif, terutama saat memasuki tikungan-tikungan teknis di Sirkuit Jerez.
Akibat kendala itu, ia tidak mampu mempertahankan ritme dan akhirnya harus puas menyelesaikan balapan di posisi ke-18, sekaligus kembali gagal mengumpulkan poin pada seri keempat musim ini.
Dalam keterangannya kepada media setempat, pembalap berusia 29 tahun itu menjelaskan secara detail situasi yang dialaminya di lintasan.
Ia menyebut sempat memiliki kecepatan yang cukup menjanjikan di pertengahan lomba, bahkan berhasil menyalip beberapa rival dan mendekati kelompok di depannya. Namun, situasi berubah drastis ketika rem belakang motornya mengalami gangguan serius.
Menurut penuturannya, sistem pengereman belakang diduga mengalami overheating sebelum akhirnya tidak kembali berfungsi sama sekali.
Hal tersebut memaksanya mengubah gaya balap secara signifikan, termasuk harus mengandalkan kemampuan mengendalikan motor tanpa bantuan rem belakang.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi tersebut sangat menyulitkan, terutama di tikungan-tikungan cepat dan teknis seperti Tikungan 2, Tikungan 6, serta tikungan terakhir di Jerez.
Dalam situasi itu, ia hanya bisa berusaha menjaga agar motor tetap bisa berbelok dengan aman tanpa kehilangan kendali.
“Kecepatan saya sebenarnya cukup bagus hingga pertengahan balapan. Saya sempat melewati Diogo dan mencatat beberapa lap yang solid untuk mendekati grup di depan, tetapi kemudian rem belakang saya mengalami masalah besar. Saya menduga itu karena panas berlebih, namun setelah itu tidak kembali berfungsi. Saya harus menyesuaikan gaya berkendara tanpa rem belakang, dan itu sangat sulit terutama di beberapa tikungan,” ujar pembalap tersebut.
Ia juga menyampaikan bahwa akhir pekan balapan kali ini terasa kurang beruntung bagi timnya, meski ia menegaskan bahwa tidak ada kekurangan usaha dari seluruh kru maupun dirinya sendiri. Ia menilai tim telah bekerja keras untuk mencari solusi dan meningkatkan performa motor.
Selain itu, Jack Miller juga menyinggung adanya sesi tes yang akan datang sebagai peluang penting untuk melakukan evaluasi dan pengembangan lebih lanjut. Ia berharap berbagai data yang diperoleh dapat membantu meningkatkan performa motor pada seri-seri berikutnya.
“Secara keseluruhan, ini adalah salah satu akhir pekan yang kurang beruntung bagi kami. Namun bukan karena kurangnya usaha. Kami tetap bekerja keras dan akan memanfaatkan kesempatan di sesi tes untuk mencari peningkatan lebih lanjut,” tambahnya.
Dengan hasil ini, Jack Miller masih harus berjuang untuk mengamankan poin di musim berjalan. Meski menghadapi kendala teknis yang cukup berat, ia menegaskan akan tetap fokus pada seri berikutnya demi memperbaiki hasil balapan dan kembali bersaing di barisan tengah hingga depan.







