Isack Hadjar Frustrasi di Kualifikasi GP Kanada 2026 Usai Gagal Tembus Tiga Besar

Avatar photo
Isack Hadjar
FOTO: FORMULA1.COM

GP Nesia – Pembalap muda Prancis, Isack Hadjar, mengaku sangat frustrasi setelah merasa menyia-nyiakan peluang besar pada sesi Kualifikasi Grand Prix Kanada 2026 yang digelar di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, Sabtu (23/5).

Ia menilai dirinya seharusnya mampu finis di posisi tiga besar, namun justru harus puas mengakhiri sesi di peringkat ketujuh (P7).

Sejak awal sesi kualifikasi, performa pembalap berusia 21 tahun itu sebenarnya sangat menjanjikan. Ia tampil kompetitif pada Q1 dan Q2, bahkan sempat mencatatkan waktu tercepat di Q2.

Performa tersebut menunjukkan bahwa Red Bull tengah berada dalam kondisi mobil yang jauh lebih kuat dibandingkan saat sesi Sprint yang berlangsung beberapa jam sebelumnya.

Namun, situasi berubah pada Q3. Kesalahan pada lap pertama membuat ritme balapan terganggu dan memengaruhi acuan waktu untuk lap berikutnya.

Akibatnya, ia terdorong untuk terlalu memaksakan diri pada percobaan terakhir, yang justru membuat hasil akhirnya tidak maksimal. Ia pun harus rela berada di belakang rekan setimnya, Max Verstappen, di posisi ketujuh.

Dalam keterangannya setelah sesi, Isack Hadjar tidak menutupi rasa kecewanya. Ia mengakui kesalahan pribadi menjadi faktor utama gagalnya meraih hasil yang lebih baik.

“Saya melakukan kesalahan pada putaran pertama Q3, dan saya tidak punya acuan yang bagus untuk lap terakhir. Saya terlalu memaksakan diri,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kesempatan besar yang dimiliki timnya terasa sia-sia karena performa mobil sebenarnya sangat kompetitif.

“Ini pertama kalinya tahun ini kami punya mobil sebaik ini, dan saya justru membuang semuanya karena tidak melakukan pekerjaan dengan baik. Saya sangat marah,” ujarnya dengan nada kecewa.

Meski demikian, Isack Hadjar tetap melihat sisi positif dari peningkatan performa Red Bull di sesi kualifikasi. Ia menilai tim perlu memahami alasan di balik peningkatan kecepatan dibandingkan hari sebelumnya, meski dirinya sudah memiliki gambaran awal.

“Kami perlu memahami kenapa kami jauh lebih cepat dari kemarin. Itu hal yang positif, tapi tetap saja saya seharusnya berada di tiga besar, dan saya tidak,” tambahnya.

Selain hasil di sesi kualifikasi, Hadjar juga menghadapi hari yang berat setelah mengalami kendala pada mobilnya saat balapan Sprint.

Masalah tersebut sempat membuatnya tertinggal dan harus kembali bergabung di barisan belakang sebelum akhirnya melanjutkan balapan dalam kondisi tidak ideal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *