GP Nesia – Pembalap asal Malaysia, Hakim Danish, menunjukkan perkembangan performa yang semakin menjanjikan di ajang Moto3 musim 2026.
Setelah tampil solid pada seri sebelumnya di Catalunya, ia kini mengincar pendekatan balap yang lebih agresif pada seri berikutnya di Italia.
Kepercayaan diri Hakim Danish meningkat signifikan usai tampil impresif pada Moto3 Catalunya 2026 yang berlangsung di Circuit de Barcelona, Spanyol.
Pada seri keenam yang digelar akhir pekan lalu tersebut, pembalap tim MT Helmets-MSI itu bahkan sempat menembus posisi dua besar dan berada di jalur podium sebelum akhirnya harus puas finis di urutan ke-7.
Padahal, ia memulai balapan dari posisi ke-10 dan sempat menunjukkan kemampuan menyalip yang efektif di tengah persaingan ketat kelompok depan.
Hasil finis tersebut menjadi capaian terbaik bagi rider muda asal Negeri Jiran itu sepanjang musim debutnya di Moto3 2026.
Dalam balapan yang berlangsung selama 18 putaran tersebut, Hakim Danish juga mencatatkan hasil lebih baik dibandingkan pembalap Indonesia Veda Ega Pratama yang finis tepat di belakangnya.
Selisih waktu keduanya sangat tipis, hanya 0,03 detik, dengan Veda yang mengendarai motor dari Honda Team Asia harus puas di posisi ke-8 setelah memulai balapan dari grid ke-20 akibat kendala kualifikasi.
Usai balapan, Hakim Danish mengungkapkan bahwa dirinya merasakan perkembangan positif dalam performa motornya sejak awal lomba.
Ia menilai dirinya mampu bersaing dengan kelompok terdepan meskipun pada akhirnya gagal mempertahankan peluang podium hingga garis finis.
Dalam keterangannya yang dikutip dari laman resmi ZK-Racing, ia menyebut bahwa start balapannya berjalan cukup baik dan dirinya berusaha menjaga ritme agar tetap berada dalam persaingan grup depan.
Sepanjang balapan, ia juga berhasil melakukan beberapa manuver menyalip serta memperoleh banyak pelajaran penting terkait cara pembalap-pembalap depan mengelola ritme lomba.
Meski demikian, hasil di Catalunya juga menyisakan sedikit kekecewaan bagi Hakim Danish, terutama karena ia merasa terlalu banyak melakukan pengereman di momen krusial yang membuat peluang podium sirna di lap terakhir.
Ia mengakui sempat hampir mengamankan posisi tiga besar, namun kesalahan kecil di tikungan ke-10 menjadi penentu hasil akhirnya.
Menatap seri selanjutnya di Moto3 Italia 2026 yang akan digelar di Sirkuit Mugello pada 29–31 Mei mendatang, ia menegaskan tekad untuk mengubah gaya balapnya menjadi lebih agresif, terutama ketika berada di grup terdepan.
Ia berambisi lebih berani dalam melakukan manuver menyalip sekaligus menjaga kecepatan saat bertahan dari tekanan lawan.
Hakim Danish juga menegaskan bahwa pengalaman di Catalunya menjadi pelajaran berharga dalam perjalanan kariernya di kelas Moto3.
Ia menyatakan tidak akan berhenti berusaha dan terus bekerja keras demi meraih podium di kesempatan berikutnya.
