Fabio Quartararo Uji Banyak Pengembangan Yamaha V4 di Jerez, Fokus Cari Rasa Depan Motor

Avatar photo
Fabio Quartararo Tes MotoGP Spanyol 2026

GPNesia.com – Pebalap MotoGP asal Prancis, Fabio Quartararo, menjalani sesi uji coba pasca-balapan di Sirkuit Jerez pada hari Senin dengan mencoba berbagai pengembangan pada motor Yamaha V4, mencakup sasis, aerodinamika, hingga sistem elektronik. Pengujian ini dilakukan sehari setelah Grand Prix Spanyol yang kurang memuaskan baginya.

Pada balapan hari Minggu, Fabio Quartararo hanya mampu finis di posisi ke-14. Ia tertinggal hampir 30 detik dari pemenang lomba Alex Marquez, serta mencatatkan waktu sekitar 20 detik lebih lambat dibandingkan hasil runner-up miliknya sendiri ketika masih menggunakan motor Inline sebelumnya.

Namun, hasil yang berbeda ia dapatkan pada sesi tes hari Senin. Dalam pengujian tersebut, Fabio Quartararo berhasil menempati posisi ketujuh secara keseluruhan dengan selisih hanya +0,495 detik dari catatan waktu tercepat, sebuah peningkatan yang ia kaitkan dengan membaiknya sensasi pada bagian depan motor.

Selama sesi tes, ia menguji banyak komponen baru yang mencakup sasis, swingarm, sistem elektronik, serta beberapa paket aerodinamika berbeda. Menurutnya, beberapa elemen sudah pernah dicoba pada akhir pekan balapan, namun kali ini ia lebih fokus mengevaluasi variasi aero yang tersedia.

“Banyak hal yang kami uji hari ini, mulai dari elektronik, sasis, swingarm, hingga aerodinamika,” ujar Fabio Quartararo.

Ia menambahkan bahwa salah satu paket aero terakhir yang ia gunakan memberikan respons paling positif. Meski begitu, ia mengakui masih ada beberapa aspek yang perlu dipahami lebih lanjut agar pengembangan bisa lebih optimal. Perbaikan kecil pada rasa bagian depan motor menjadi hal paling berarti baginya di sesi ini.

“Beberapa hal masih perlu kami pahami lebih dalam, tetapi kami menemukan sedikit peningkatan pada rasa bagian depan melalui set-up dan aero,” ungkapnya.

Fabio Quartararo juga menegaskan bahwa kemampuan merasakan batas grip pada roda depan sangat penting untuk performanya. Menurutnya, ketika ia mendapatkan feedback yang baik dari bagian depan motor, kepercayaan dirinya saat melaju meningkat secara signifikan.

Meski ada perkembangan positif, Fabio Quartararo tetap tidak ingin terlalu optimistis menjelang MotoGP Prancis di Le Mans dua pekan mendatang. Ia menilai peningkatan yang didapat masih tergolong kecil dan belum cukup untuk mengubah performa secara besar.

“Saya rasa akan sedikit lebih baik, tetapi saya tidak akan mengatakan saya optimistis,” katanya.

“Saya tidak berpikir kami menemukan sesuatu yang besar. Ini hanya detail kecil yang bisa membantu gaya balap saya. Sejujurnya, belum ada penemuan yang benar-benar signifikan.”

Di sisi lain, pebalap Yamaha lainnya, Jack Miller, menjadi yang tercepat berikutnya di antara para rider Yamaha dengan menempati posisi ke-17 dan catatan waktu +1,095 detik dari yang tercepat.

Dengan hasil ini, Fabio Quartararo tetap menjadi sorotan utama Yamaha dalam upaya mereka mengembangkan motor V4 agar lebih kompetitif di sisa musim MotoGP.

Add as preferred source on Google

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. Bila ingin mengutip silahkan menggunakan link aktif mengarah pada domain GPNesia.com.