GPNesia.com – Fabio Quartararo berhasil menghadirkan angin segar bagi Yamaha setelah mengamankan posisi keenam pada ajang MotoGP Prancis 2026 yang digelar di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5).
Hasil ini menjadi capaian terbaik Yamaha sepanjang lima seri awal musim 2026 sekaligus memunculkan kembali optimisme di dalam tim pabrikan asal Jepang tersebut.
Perjalanan akhir pekan Fabio Quartararo di Le Mans tidak berjalan mulus sejak awal. Ia hanya mampu menempati posisi ke-17 pada sesi latihan bebas, yang sempat membuat peluangnya terlihat sulit untuk bersaing di barisan depan.
Namun, perubahan signifikan terjadi ketika ia berhasil melewati Q1 dan melaju ke Q2, sebelum akhirnya mengamankan posisi start keenam.
Dari posisi tersebut, Fabio Quartararo menunjukkan konsistensi dengan menutup Sprint Race dan balapan utama sama-sama di enam besar.
Hasil ini sekaligus menandai peningkatan signifikan dibandingkan performa Yamaha pada seri-seri sebelumnya.
“Menurut saya, kami bisa merasa puas. Pada empat balapan pertama kami benar-benar kesulitan, tetapi di seri ini kami mulai menunjukkan peningkatan. Ini jelas menjadi akhir pekan terbaik kami musim ini,” ujar Quartararo yang dikutip dari Crash.net, Senin (11/5/2026).
Performa Yamaha di Le Mans juga terlihat mulai membaik, terutama dari kecepatan Quartararo pada lap-lap awal balapan.
Penggunaan strategi ban depan kompon lunak menjadi salah satu faktor yang membantu pembalap asal Prancis itu tampil agresif sejak start. Ia mencoba memanfaatkan momen tersebut untuk berada di posisi depan lebih awal.
“Saya memberikan segalanya di awal balapan karena tahu itu kesempatan terbaik untuk berada di depan. Memang tidak bisa bertahan lama di posisi itu, tetapi kami tetap bisa pulang dengan perasaan positif,” tambahnya.
Sebelumnya, hasil terbaik Yamaha pada musim ini hanya finis ke-14, yang diraih oleh Fabio Quartararo di Thailand serta Alex Rins di Brasil. Karena itu, pencapaian di Le Mans menjadi lompatan penting bagi perkembangan tim.
Direktur Monster Energy Yamaha MotoGP, Massimo Meregalli, menilai hasil tersebut membawa dorongan moral besar bagi tim dan para pebalap.
Selain kembali menembus posisi 10 besar, Yamaha juga hanya terpaut sekitar tujuh detik dari pemenang balapan.
“Kami sangat senang. Setelah melalui periode sulit, hasil seperti ini menjadi suntikan semangat besar, terutama bagi pebalap dan seluruh tim,” ujar Meregalli.
Ia juga menyoroti konsistensi Fabio Quartararo sejak sesi latihan hingga balapan utama, terutama keberhasilan melewati Q1 menuju Q2 yang dianggap sebagai titik penting kebangkitan performa Yamaha di Le Mans.
Menurutnya, hasil ini dapat menjadi sinyal positif untuk menghadapi seri-seri berikutnya.
Setelah seri Prancis, Yamaha dijadwalkan menjalani sesi tes tambahan di Barcelona untuk mencari peningkatan performa lebih lanjut. Meregalli menegaskan bahwa tim kini memiliki pendekatan baru setelah hasil positif tersebut.
“Kini kami bisa melangkah dengan pola pikir yang berbeda. Kami akan menjalani tes di Barcelona dan melihat apakah masih ada peningkatan lain yang bisa ditemukan,” tutupnya.
