Aleix Espargaro Puji Alberto Puig di Proyek HRC Honda

Avatar photo
Aleix Espargaro
FOTO: INSTAGRAM ALEIX ESPARGARO

GP Nesia – Honda Racing Corporation (HRC) kembali menjadi sorotan setelah mengumumkan perubahan penting dalam struktur manajemennya menjelang musim MotoGP 2027.

Di tengah transisi tersebut, nama Alberto Puig tetap menjadi pusat perhatian setelah dipastikan akan beralih peran menjadi penasihat senior.

Di sisi lain, muncul apresiasi dari pembalap uji coba Honda, Aleix Espargaro, terhadap kontribusi panjang sang mantan manajer tim.

Pengumuman perubahan peran Puig disampaikan Honda pada malam sebelum balapan Grand Prix Catalunya akhir pekan lalu.

Dalam keputusan tersebut, Puig yang sebelumnya menjabat sebagai manajer tim sejak 2018 akan mulai mengemban tugas baru sebagai penasihat senior HRC pada tahun 2027.

Ia menggantikan posisi Livio Suppo saat pertama kali ditunjuk, dan sejak itu menjadi figur sentral dalam berbagai fase penting pengembangan tim pabrikan Jepang tersebut.

Selama masa kepemimpinannya, Puig turut mengawasi keberhasilan dua gelar juara dunia terakhir Marc Márquez bersama Honda.

Ia juga menjadi satu-satunya manajer senior yang tetap bertahan ketika HRC melakukan restrukturisasi besar setelah kepergian Márquez pada 2023, sebuah periode yang menandai perubahan arah signifikan dalam proyek MotoGP Honda.

Dalam pernyataannya di Catalunya kepada reporter pit lane MotoGP, Jack Appleyard, Aleix Espargaro yang kini berstatus sebagai test rider HRC setelah pensiun pada akhir musim lalu, memberikan pandangan positif mengenai sosok Puig.

Ia menilai Puig memiliki karakter kuat yang selalu berpihak kepada para pembalap dan mampu menjaga kedekatan di dalam tim.

“Alberto sangat luar biasa sebagai manajer tim. Dia selalu berada di sisi para pembalap. Dia bagian dari HRC, tetapi tetap sangat dekat dengan kami dan selalu membela para pembalap,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa kesempatan bekerja bersama Puig sejak musim lalu menjadi pengalaman berharga, terutama dalam memahami dinamika internal tim pabrikan sebesar Honda.

Menurutnya, peran Puig sebagai manajer telah memberikan stabilitas dalam periode yang penuh tantangan bagi HRC.

“Saya beruntung bisa bekerja sama dengannya sejak musim lalu, dan dia adalah manajer tim yang sangat bagus,” lanjutnya.

Menanggapi perubahan struktur yang diumumkan Honda, Aleix Espargaro menegaskan bahwa meski Puig akan meninggalkan posisi manajer tim, kehadirannya di lingkungan HRC tetap akan berlanjut.

Ia menyebut Puig masih akan menjadi figur penting, meski dalam kapasitas berbeda.

“Saya tahu tentang berita HRC, tapi Alberto akan tetap hadir di sini tahun depan. Dia akan tetap menjadi sosok penting di dalam tim. Mungkin dari sudut pandang yang berbeda, tetapi Alberto akan tetap di sini,” ujarnya.

Sementara itu, Honda belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan Puig sebagai manajer tim HRC.

Namun sejumlah spekulasi berkembang, termasuk kemungkinan masuknya Davide Brivio yang dikabarkan akan meninggalkan Trackhouse Racing untuk mengisi posisi senior di HRC mulai 2027.

Di tengah berbagai perubahan tersebut, Aleix Espargaro menilai bahwa kontinuitas pengalaman dan kehadiran figur berpengaruh seperti Puig akan tetap menjadi faktor penting dalam upaya Honda membangun kembali daya saing mereka di MotoGP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *