GPNesia.com – Legenda balap motor Italia, Max Biaggi, meyakini MotoGP akan melihat sosok Francesco Bagnaia yang kembali penuh motivasi apabila pembalap tersebut benar-benar bergabung dengan Aprilia pada musim 2027 mendatang.
Bagnaia yang kini berusia 29 tahun telah menjadi bagian dari keluarga Ducati sejak menjalani debutnya di kelas MotoGP bersama Pramac Racing pada 2019.
Pada periode tersebut, Pramac masih berstatus sebagai tim satelit Ducati sebelum kemudian pembalap asal Italia itu dipromosikan ke tim pabrikan pada musim 2021.
Karier Bagnaia bersama Ducati berkembang pesat. Ia berhasil meraih gelar juara dunia MotoGP secara beruntun pada musim 2022 dan 2023, sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pembalap terbaik di era modern.
Namun, perjalanan Bagnaia pada musim MotoGP 2026 belum berjalan sesuai harapan. Dari enam seri balapan yang telah berlangsung, ia baru mengoleksi 63 poin dan menempati posisi kedelapan dalam klasemen sementara kejuaraan dunia.
Situasi tersebut memunculkan berbagai spekulasi mengenai masa depannya. Salah satu rumor yang paling banyak dibicarakan di paddock adalah kemungkinan Bagnaia meninggalkan Ducati untuk bergabung dengan Aprilia pada 2027. Jika transfer tersebut terwujud, ia diperkirakan akan bertandem dengan sesama rider Italia, Marco Bezzecchi.
Dalam wawancara terbarunya bersama Moto Sprint, duta merek Aprilia, Max Biaggi, mengungkapkan keyakinannya bahwa pergantian tim dapat memberikan dampak positif bagi Bagnaia.
Menurut Biaggi, lingkungan baru berpotensi menghadirkan energi dan motivasi berbeda bagi seorang pembalap yang telah lama berada dalam satu struktur tim.
“Saya sangat yakin, dan saya pikir di tim barunya (Aprilia) dia akan menemukan lingkungan yang akan mendukungnya dalam segala hal,” kata Biaggi.
Ia menambahkan bahwa perubahan suasana setelah bertahun-tahun berada di tempat yang sama kerap menjadi faktor penting untuk membangkitkan kembali semangat seorang atlet.
“Bukan berarti hal itu tidak terjadi di tempat lain, tetapi perubahan lingkungan setelah bertahun-tahun dapat memberikan dorongan positif: mungkin kita akan melihatnya kembali bersemangat, mengingat para pemenang tidak pernah berhasil secara kebetulan, terutama di MotoGP,” lanjutnya.
Meski hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pihak terkait, isu kepindahan Bagnaia menjadi salah satu topik yang paling sering dibahas di lingkungan MotoGP.
Banyak pihak menilai transfer tersebut merupakan rahasia umum yang semakin sulit disembunyikan menjelang musim-musim berikutnya.
Tidak hanya Bagnaia, perubahan besar juga disebut akan melibatkan pembalap VR46, Fabio Di Giannantonio. Rider Italia tersebut dikabarkan siap mengakhiri hubungannya dengan keluarga Ducati dan berpeluang melanjutkan karier bersama KTM.
Menanggapi kabar tersebut, Max Biaggi mengaku mempertanyakan alasan Di Giannantonio memilih meninggalkan Ducati, meskipun ia tetap memberikan penilaian positif terhadap perkembangan performa pembalap tersebut.
“Fabio selalu naik peringkat, dan di Barcelona, dia akhirnya menemukan percikan yang selama ini hilang. Dia adalah seorang pemuda yang, ketika merasa nyaman, dapat mencapai banyak hal: yang terbaik masih akan datang untuknya,” ujar Biaggi.
Meski demikian, mantan juara dunia itu mengaku belum mengetahui secara pasti alasan di balik keputusan Di Giannantonio untuk mempertimbangkan perubahan tim.
“Saya tidak tahu mengapa dia memutuskan untuk melakukan perubahan demi masa depan, tetapi masih ada banyak balapan tersisa sebelum akhir musim,” katanya.
Sementara spekulasi transfer terus berkembang, Di Giannantonio menunjukkan performa impresif di Mugello. Pada Jumat, ia tampil dominan dengan mencatatkan waktu tercepat baik pada sesi FP1 maupun sesi latihan resmi.
Di sisi lain, perhatian publik juga tertuju kepada Marc Marquez yang menjalani comeback setelah kecelakaan hebat yang dialaminya saat Sprint Race di Le Mans.
Juara dunia tujuh kali tersebut langsung menunjukkan daya saingnya dengan mengamankan tiket otomatis ke Q2 usai membukukan catatan waktu tercepat keenam dalam sesi latihan hari Jumat.
Perkembangan performa para pembalap serta rumor perpindahan tim menjelang musim 2027 dipastikan akan terus menjadi sorotan.
Jika prediksi Biaggi terbukti benar, MotoGP berpotensi menyaksikan kebangkitan baru Francesco Bagnaia bersama Aprilia dalam babak berikutnya perjalanan kariernya.










