GPNesia.com – Pebalap Alvaro Bautista akhirnya menerima kabar positif dari tim medis setelah dinyatakan fit dan mendapat izin untuk kembali turun di rangkaian balapan WorldSBK Aragon 2026 akhir pekan ini.
Keputusan ini menjadi langkah penting setelah ia sempat mengalami cedera serius yang membuatnya absen pada seri sebelumnya.
Insiden yang menimpa pembalap tim Barni Ducati tersebut terjadi pada sesi latihan bebas ketiga (FP3) di Sirkuit Most, Republik Ceko, dua pekan lalu.
Dalam kecelakaan itu, Alvaro Bautista mengalami patah tulang pada bagian pergelangan kaki setelah motornya terjatuh dan kakinya terjepit di antara motor dan permukaan lintasan.
Akibat cedera tersebut, ia tidak dapat melanjutkan partisipasi di sesi Superpole maupun tiga balapan yang digelar pada seri tersebut.
Meski baru berselang kurang dari dua minggu sejak insiden tersebut, pembalap asal Spanyol itu menunjukkan perkembangan pemulihan yang cukup signifikan.
Ia bahkan sudah kembali ke lintasan dan dinyatakan layak secara medis untuk mencoba kembali balapan, meskipun masih harus menjalani evaluasi lanjutan setelah sesi FP1 di Aragon.
Menurut keterangannya, kondisi di Most saat kecelakaan terjadi sebenarnya tidak sepenuhnya mengkhawatirkan, namun faktor nasib buruk membuat cedera tidak terhindarkan.
Ia menjelaskan bahwa saat terjatuh, posisinya membuat kaki terhimpit antara motor dan aspal sehingga menyebabkan benturan keras yang berujung pada patah tulang.
Proses pemulihan pun berjalan intensif. Operasi dilakukan pada hari Senin setelah kecelakaan untuk memperbaiki beberapa tulang yang patah, dan rehabilitasi sudah dimulai bahkan sebelum tindakan operasi dilakukan.
Ia menegaskan bahwa fokus utamanya sejak awal bukanlah mengejar balapan, melainkan memulihkan kondisi fisik secara optimal.
Dalam proses pemulihan tersebut, Alvaro Bautista mengaku tidak memiliki ekspektasi berlebihan ketika mulai kembali beraktivitas.
Kondisi kakinya yang masih bengkak membuatnya hanya berusaha menjalani pemulihan hari demi hari tanpa target tertentu.
Namun, ia mengakui adanya peningkatan kondisi yang cukup signifikan dari waktu ke waktu, yang akhirnya membuka peluang untuk kembali turun balapan lebih cepat dari perkiraan awal.
Keputusan untuk kembali berlaga di Aragon juga diambil setelah diskusi dengan dokter yang menangani operasinya pada Kamis lalu.
Dari hasil evaluasi, kondisi fisiknya dianggap membaik sehingga memungkinkan untuk mencoba tampil di sesi FP1, dengan catatan harus tetap memantau reaksi tubuh secara ketat.
“Untungnya kondisi saya jauh lebih baik dibanding saat di Most,” demikian gambaran yang ia sampaikan terkait perkembangan pemulihannya.
Ia juga menegaskan bahwa jika merasa ada risiko atau kesulitan saat mengendarai motor, ia tidak akan ragu untuk menghentikan partisipasinya demi keselamatan diri maupun pembalap lain di lintasan.
Dalam pernyataan lanjutannya, Alvaro Bautista menegaskan bahwa kesehatan tetap menjadi prioritas utama dibanding hasil balapan.
Ia menyebut bahwa meskipun senang bisa kembali ke paddock dan memiliki kesempatan untuk turun di Aragon, ia tetap akan melihat kondisi tubuhnya dari hari ke hari sebelum mengambil keputusan lebih jauh.
Sirkuit Aragon sendiri memiliki catatan manis bagi pembalap tersebut. Di lintasan ini, ia pernah meraih kemenangan di ajang WorldSBK pada musim 2024, yang menjadi salah satu pencapaian terakhirnya di trek tersebut.
Meski demikian, ia tidak terlalu optimistis dengan peluang performanya akhir pekan ini, mengingat kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih.
Aragon juga menjadi balapan kandang bagi banyak pembalap Spanyol, termasuk dirinya. Dukungan dari keluarga dan teman-teman disebut menjadi tambahan motivasi, meski ia tetap realistis bahwa kondisi tubuhnya saat ini belum berada di level ideal untuk bersaing di barisan depan.
Dalam pandangannya, Alvaro Bautista lebih memilih untuk menjalani akhir pekan dengan tenang dan menikmati setiap momen di lintasan.
Jika memungkinkan, ia berharap bisa menyelesaikan balapan tanpa masalah besar, sembari terus memantau respons fisik setelah kembali mengendarai motor di sesi FP1.
Dengan situasi yang masih penuh kehati-hatian, kehadiran Bautista di Aragon 2026 menjadi sorotan tersendiri, terutama karena ia kembali ke lintasan dalam waktu singkat setelah cedera yang cukup serius.











