GP Nesia – Insiden kecelakaan keras yang dialami Alex Marquez dalam gelaran MotoGP Catalunya menyita perhatian banyak pihak, termasuk pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.
Peristiwa tersebut disebut berlangsung dengan sangat cepat dan meninggalkan momen menegangkan di lintasan balap.
Kejadian itu terjadi saat balapan GP Catalunya berlangsung, ketika Alex Marquez terlibat dalam insiden crash yang cukup parah. Motornya terpental keras ke area lintasan setelah mengalami benturan hebat.
Akibat insiden tersebut, Alex harus segera mendapatkan penanganan medis intensif dan dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut laporan dari paddock, kondisi kecelakaan tersebut membuat suasana balapan sempat terhenti dan memicu kekhawatiran dari para pembalap lain.
Salah satu yang memberikan reaksi emosional adalah Fabio Quartararo, yang mengaku terkejut saat menyaksikan langsung kondisi setelah insiden terjadi.
Fabio Quartararo menyebut bahwa momen ketika ia kembali melintasi area Tikungan 10 setelah restart sangat tidak mudah.
Ia melihat kondisi Alex Marquez yang sudah tergeletak di lintasan, yang membuatnya merasakan ketegangan luar biasa. Situasi itu bahkan disebut membuatnya merinding karena dampak crash yang terlihat begitu serius.
Dalam keterangannya kepada media, Fabio Quartararo juga menyoroti bahwa restart balapan menjadi salah satu fase paling berisiko, terutama setelah insiden besar seperti itu terjadi.
Ia menegaskan bahwa dirinya tidak menyukai situasi start ulang karena tingkat bahayanya meningkat.
Selain menyoroti insiden tersebut, Fabio Quartararo juga menyampaikan harapan agar seluruh pembalap yang mengalami cedera, termasuk Alex Marquez, bisa segera pulih dan kembali dalam kondisi terbaik.
Ia menilai hari tersebut bukanlah hari yang mudah bagi para rider di lintasan.
Di sisi lain, Fabio Quartararo turut mengungkapkan kekecewaannya terhadap performa tim Yamaha yang menurutnya belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Ia menilai bahwa kondisi lintasan yang berubah akibat sisa karet ban dari sesi sebelumnya memengaruhi jalannya balapan.
Ia menjelaskan bahwa meskipun ada perubahan grip pada sesi restart, motor Yamaha masih belum menunjukkan peningkatan yang diharapkan, terutama dalam hal kecepatan dan kemampuan menikung.
Menurutnya, hal ini membuat mereka masih tertinggal dibandingkan kompetitor lain dan belum menemukan solusi untuk memperbaiki situasi tersebut.
Dengan berbagai kondisi tersebut, Fabio Quartararo mengaku cukup lelah secara mental karena perkembangan yang dinilai stagnan. Ia berharap ada perbaikan signifikan pada seri-seri berikutnya agar dapat kembali bersaing di barisan depan.
Insiden yang melibatkan Alex Marquez ini pun menjadi salah satu momen paling disorot di GP Catalunya, tidak hanya karena dampaknya terhadap balapan, tetapi juga karena respons emosional dari para pembalap di lintasan, termasuk Fabio Quartararo yang menaruh perhatian besar pada keselamatan rekan-rekannya.
Dalam catatan akhir akhir pekan tersebut, Fabio Quartararo kembali menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama di tengah kerasnya persaingan MotoGP.
Reaksi Fabio Quartararo atas insiden ini sekaligus menunjukkan betapa berbahayanya risiko yang selalu mengintai di setiap balapan.







