GP Nesia – Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, mengungkapkan rasa kurang puasnya terhadap hasil yang ia raih pada ajang MotoGP Catalunya 2026 yang berlangsung akhir pekan lalu.
Sepanjang rangkaian balapan dari hari Jumat hingga Minggu, ia mengaku tidak pernah benar-benar mendapatkan kecepatan optimal yang diharapkan untuk bersaing di barisan depan.
Meski begitu, Marco Bezzecchi tetap menunjukkan konsistensi dan ketenangan di tengah kondisi lomba yang penuh insiden.
Ketika sejumlah pembalap lain mengalami kecelakaan dan gagal menyelesaikan balapan, ia mampu menjaga ritme dan menuntaskan perlombaan hingga garis finis.
Hasil akhirnya memang belum mampu mengantarkannya ke podium, dengan finis di posisi keempat.
Namun, capaian tersebut tetap berdampak positif karena berhasil memperlebar jarak di klasemen sementara musim 2026, meski sang pembalap menegaskan dirinya tidak ingin cepat berpuas diri.
Dalam balapan tersebut, dinamika sejak sesi kualifikasi sudah berlangsung sulit. Sebuah insiden di Q2 menjadi salah satu titik krusial yang memengaruhi jalannya akhir pekan.
Dalam sesi wawancara, pembalap tersebut menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi dan dampaknya terhadap beberapa rider lain di lintasan.
“Kecelakaan di Q2 sangat disayangkan. Dari situ, semuanya menjadi sedikit rumit. Pertama-tama, saya harap Alex dan Joan baik-baik saja, karena kecelakaan yang dialami Alex sangat parah. Mengenai yang lainnya, hari ini memang berat. Tapi saya berhasil melakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan. Sejujurnya, saya memulai dengan cukup baik pada hari Jumat dan kemudian sedikit terhambat. Kecepatan saya selalu hampir sama. Yang lain meningkat, dan saya tidak bisa. Jadi ini adalah akhir pekan yang berat. Saya sedikit meningkat, tetapi saya pikir tes besok akan membantu kita untuk mungkin menemukan solusi yang berbeda, terutama untuk trek ini,” ucap Martin saat diwawancara.
Dalam pernyataan tersebut terlihat bahwa kondisi lintasan serta perkembangan performa motor menjadi tantangan tersendiri sepanjang akhir pekan. Meski ada sedikit peningkatan di beberapa aspek, konsistensi kecepatan tetap menjadi pekerjaan rumah utama bagi tim Aprilia Racing.
Sementara itu, Marco Bezzecchi juga menunjukkan pendekatan yang lebih matang dalam menghadapi musim 2026. Dengan pengalaman yang semakin bertambah, ia memilih strategi bermain aman di GP Catalunya.
Ia tidak memaksakan diri untuk mengejar risiko tinggi demi podium, karena menyadari bahwa menyelesaikan balapan di posisi poin tetap lebih berharga dibandingkan terjatuh akibat terlalu agresif.
Keputusan tersebut mencerminkan perubahan pendekatan balap yang lebih strategis, terutama dalam situasi kejuaraan yang masih panjang.
Meskipun belum meraih hasil maksimal, performa stabil dan kemampuan menghindari insiden di MotoGP Catalunya menjadi modal penting bagi Marco Bezzecchi dalam menjaga peluangnya di klasemen musim ini.
Sementara CEO Aprilia, Massimo Rivola mengatakan bahwa ini adalah akhir pekan di mana Aprilia tidak bersinar, terutama pada hari Sabtu, meskipun memiliki kecepatan yang baik dalam balapan untuk memperebutkan posisi yang penting.
“Namun, saya percaya bahwa diskusi tentang hasil harus di tunda setelah melihat kecelakaan mengerikan yang dialami Álex dan juga Johann, yang sama seriusnya,” katanya melanjutkan.
“Kami berharap keduanya cepat pulih dan kami berharap mereka dapat segera kembali ke lintasan. Kami memiliki tes penting besok menjelang GP kandang kami, kami akan melakukan yang terbaik untuk siap.”







