Red Bull KTM Kuasai Tes Barcelona, Pedro Acosta Jadi yang Tercepat

Avatar photo
Red Bull KTM Kuasai Tes Barcelona
FOTO: KTM.COM

GP Nesia – Seluruh pembalap dari tim Red Bull KTM Factory Racing dan Red Bull KTM Tech3 telah menuntaskan sesi tes terakhir MotoGP di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada Senin (18/5/2026).

Pengujian ini menjadi kesempatan terakhir bagi para rider dan kru untuk memaksimalkan pengembangan motor KTM RC16 sebelum rangkaian balapan berikutnya dimulai.

Dalam sesi yang berlangsung di tengah kondisi cuaca kurang bersahabat tersebut, Pedro Acosta tampil impresif dengan mencatatkan waktu tercepat.

Pembalap muda andalan Red Bull KTM Factory Racing itu berhasil mengungguli para rivalnya sebelum hujan turun dan menghentikan jalannya pengujian lebih awal.

Tes di Barcelona dimanfaatkan oleh tim Red Bull KTM untuk kembali fokus pada penyempurnaan setelan motor Grand Prix mereka.

Berbagai ide dan konsep baru dicoba sebagai persiapan menghadapi seri-seri penting setelah ini, yakni Grand Prix Italia, Hungaria, Republik Ceko, Belanda, dan Jerman sebelum memasuki jeda musim panas.

Selain Acosta yang berada di posisi pertama, Enea Bastianini dari Red Bull KTM Tech3 menutup sesi di posisi ketiga. Brad Binder berada di urutan ke-12, sementara Maverick Viñales menempati posisi keempat tercepat.

Viñales juga menggunakan tes tersebut untuk menambah jumlah putaran sekaligus memulihkan kondisi bahunya setelah mengalami cedera sebelumnya.

Keempat pembalap itu secara total menyelesaikan lebih dari 120 lap sebelum hujan turun saat jeda makan siang dan membuat sesi tidak dapat dilanjutkan secara optimal.

Pedro Acosta mengatakan bahwa sesi tes kali ini memang berlangsung singkat, namun tetap memberikan sejumlah masukan penting bagi tim. Ia menyebut fokus utama tertuju pada pengembangan pengaturan mesin dan beberapa setup lain pada motor.

“Hari yang singkat dan tidak banyak hal yang bisa dicoba. Kami mengerjakan beberapa pengaturan mesin dan setup lainnya. Semuanya berjalan cukup baik. Kami harus terus bekerja seperti ini karena saya telah kompetitif di balapan terakhir,” ujar Acosta.

Sementara itu, Enea Bastianini mengaku tidak ada perubahan besar yang diuji dibandingkan tes sebelumnya di Jerez. Meski demikian, ia merasa puas karena tim berhasil menemukan peningkatan pada sektor masuk tikungan dan pengereman mesin.

“Tidak ada yang istimewa hari ini. Hampir sama dengan tes Jerez jadi kami mencoba beberapa hal pada pengaturan, dan untuk menemukan lebih banyak hal untuk memasuki tikungan dan kami berhasil meningkatkannya. Kami juga mengerjakan pengereman mesin. Saya puas,” kata Bastianini.

Maverick Viñales juga menyampaikan hasil positif dari kondisi fisiknya setelah menjalani tiga hari yang intens di Barcelona. Pembalap Spanyol itu merasa bahunya semakin membaik dan tidak mengalami kehilangan tenaga selama sesi berlangsung.

“Setelah tiga hari yang intens, saya ingin mencoba bahu saya dan hasilnya bagus. Saya senang tidak merasakan sensasi aneh dan tidak kehilangan tenaga sepanjang hari, yang merupakan pertanda sangat positif,” ucap Viñales.

Ia menambahkan bahwa dirinya sempat mencoba paket aerodinamika baru yang sebelumnya digunakan tim di Jerez serta beberapa pengaturan suspensi untuk meningkatkan feeling bagian depan motor.

“Hari ini saya mencoba aerodinamika baru yang digunakan tim di Jerez dan beberapa pengaturan suspensi; di mana masih ada ruang untuk perbaikan. Hari yang positif, dan kami akan membawa beberapa hal ke Mugello yang juga akan membantu saya dengan feeling bagian depan. Tim bekerja sangat keras untuk mewujudkannya,” lanjutnya.

Brad Binder juga menilai sesi pengujian berjalan cukup baik meski tidak banyak lap yang dapat dijalani. Ia menyebut tim mencoba pengaturan peredaman yang lebih pendek untuk menyesuaikan kondisi lintasan yang licin.

“Tidak banyak jarak tempuh hari ini dan kami menggunakan ban bekas dari akhir pekan. Saya cukup senang dengan kecepatan yang bisa saya capai tanpa menggunakan ban baru. Kami mencoba peredaman yang lebih pendek yang tampaknya bekerja cukup baik untuk trek yang licin,” ujar Binder.

Ia juga mengatakan tim sempat mencoba keseimbangan motor yang berbeda sebelum hujan menghentikan sesi.

“Secara keseluruhan, tes yang cukup baik mengingat jumlah putaran. Saya merasa cukup baik dan siap untuk balapan di Mugello,” tambahnya.

Manajer Tim Red Bull KTM Factory Racing, Aki Ajo, menilai sesi tes tetap memberikan manfaat besar meskipun berlangsung lebih singkat akibat cuaca.

Menurutnya, tes hari Senin memang selalu berat setelah akhir pekan balapan, tetapi tetap penting untuk memahami perkembangan motor.

“Sesi uji coba selalu bermanfaat, meskipun harinya dipersingkat seperti hari ini. Sesi hari Senin bisa berat, terutama setelah hari Minggu seperti kemarin, tetapi di sisi lain ini juga merupakan kesempatan bagus untuk melihat beberapa hal secara umum,” jelas Ajo.

Ia menambahkan bahwa tim tidak membawa pembaruan besar, namun fokus pada pengumpulan data terkait paket aerodinamika homologasi kedua dan beberapa pengaturan suspensi.

Di sisi lain, Direktur Teknis KTM MotoGP, Sebastian Risse, mengungkapkan bahwa tes ini datang pada waktu yang tepat setelah akhir pekan balapan yang cukup sulit bagi tim. Ia melihat adanya potensi besar dari performa motor KTM RC16 di Barcelona.

“Akhir pekan ini merupakan perjalanan yang penuh gejolak bagi kami dan tes ini datang pada waktu yang tepat untuk mengkonsolidasi kembali dan mengingat kekuatan kami setelah hari Minggu yang sulit,” kata Risse.

Menurutnya, tim berhasil menemukan beberapa solusi baru yang dinilai efektif, terutama untuk karakteristik lintasan Barcelona. Kini KTM akan mempelajari kemungkinan penerapan pengaturan tersebut di sirkuit lain.

Seri MotoGP berikutnya akan berlangsung di Mugello dalam Grand Prix Italia pada 29-31 Mei mendatang. Lintasan cepat khas Mugello diperkirakan akan menjadi tantangan berikutnya bagi para pembalap Red Bull KTM dalam melanjutkan tren positif hasil pengujian di Barcelona.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *