GPNesia.com – Balapan pertama kategori ASB1000 pada putaran kedua Kejuaraan Balap FIM Asia Road Racing Championship 2026 berlangsung penuh tensi dan drama di Chang International Circuit, Buriram, Thailand.
Dalam balapan 14 lap yang sarat strategi tersebut, Hafizh Syahrin dari JDT Racing Team tampil impresif lewat aksi comeback terencana untuk mengamankan kemenangan dominan setelah pertarungan ketat di barisan depan sejak awal lomba.
Start dari posisi kelima di grid, Hafizh Syahrin langsung dihadapkan pada persaingan rapat di kelompok terdepan. Peraih pole position, Muhammad Zaqhwan Zaidi dari IDEMITSU Honda Racing Malaysia, melesat sempurna dan mengamankan holeshot.
Di belakangnya, Azroy Hakeem Anuar yang juga dari tim sama menempati posisi kedua, sementara pembalap tuan rumah Nakarin Atiratphuvapat dari Honda Racing Thailand sempat berada di posisi ketiga, menekan Keito Abe dari SDG HARC-PRO Honda Philippines. Di fase awal ini, Hafizh Syahrin dan rekan setimnya Andi Farid Izdihar memilih menjaga ritme sambil menunggu peluang menyerang.
Memasuki Lap 2, intensitas balapan meningkat drastis. Zaqhwan dan Azroy mencoba menjaga dominasi, namun Keito mulai ikut menekan persaingan di barisan depan. Sementara itu, Hafizh Syahrin tetap tenang di tengah suhu panas Buriram, mengatur ban dan ritme balap dengan disiplin tinggi agar tetap berada dalam jarak aman dari pemimpin lomba.
Drama mulai terjadi pada Lap 4 ketika Keito berhasil menyalip Azroy untuk posisi kedua, lalu memanfaatkan kesalahan kecil Zaqhwan di tikungan terakhir untuk sempat mengambil alih pimpinan lomba. Sejak saat itu, posisi terdepan terus berganti, menciptakan pertarungan yang sangat ketat di antara para pembalap papan atas.
Momen krusial hadir pada Lap 8. Dengan manuver presisi tinggi, Hafizh Syahrin melakukan serangan agresif dan sukses menembus kelompok terdepan. Dalam satu rangkaian aksi menakjubkan, ia berhasil menyalip Keito dan Zaqhwan sekaligus untuk naik ke posisi kedua. Hanya satu lap berselang, ia kembali melancarkan serangan bersih dan mengambil alih posisi terdepan dari Azroy Hakeem Anuar.
Setelah memimpin, Hafizh Syahrin mulai memperlebar jarak dari para rivalnya. Kondisi di belakangnya masih penuh tekanan dan saling salip, namun pembalap JDT Racing Team itu menunjukkan pengalaman matang sebagai juara bertahan dengan manajemen balapan yang sangat stabil. Pada Lap 11, jaraknya sudah lebih dari satu detik dari pengejar terdekat.
Hingga akhir balapan, keunggulan tersebut terus terjaga. Setelah 14 lap yang penuh tekanan dan strategi, Hafizh Syahrin akhirnya melintasi garis finis dengan catatan waktu 24 menit 06,445 detik, memastikan kemenangan meyakinkan sekaligus mencatatkan tiga podium beruntun yang memperkuat dominasinya di musim ini.
Di belakangnya, Azroy Hakeem Anuar berhasil mempertahankan posisi kedua dengan waktu 24 menit 09,071 detik, sementara Keito Abe mengamankan podium ketiga dengan 24 menit 09,321 detik. Pertarungan untuk posisi podium berlangsung hingga tikungan terakhir, termasuk aksi berani Andi Farid Izdihar yang sempat mencoba menyalip, namun melebar dan harus puas finis di posisi kelima di belakang Zaqhwan.
Dalam keterangannya usai balapan, Hafizh Syahrin menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan tim serta keluarga. Ia mengungkapkan bahwa persiapan di kondisi panas sangat membantu performanya di Buriram. Ia juga menyebut sempat hampir terjatuh saat sesi long run, namun berhasil mengontrol motor dan bangkit dengan lap yang lebih cepat.
“Saya fokus menjaga ritme dan tetap sabar. Target awal saya bukan podium, hanya empat besar. Tapi ketika melihat peluang, saya ambil kesempatan itu,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kemenangan ini terasa sangat spesial karena menjadi kemenangan ketiga secara beruntun dan dipersembahkan untuk para pendukung, keluarga, serta Yang Mulia Tunku Mahkota Ismail.
Kemenangan ini kembali menegaskan konsistensi Hafizh Syahrin di kelas ASB1000 serta memperkuat posisinya sebagai salah satu kandidat kuat juara musim 2026 setelah tampil dominan di lintasan Buriram yang menuntut strategi dan ketahanan tinggi.







