Hakim Danish Ungguli Veda Ega Pratama di Le Mans

Avatar photo
Hakim Danish Ungguli Veda Ega Pratama di Le Mans

GPNesia.com – Pembalap muda Malaysia, Hakim Danish, tampil impresif pada hari pertama Moto3 Prancis 2026 setelah mampu mencatat hasil lebih baik dibanding rider Indonesia, Veda Ega Pratama, dalam dua sesi latihan di Sirkuit Le Mans, Jumat (8/5) malam WIB.

Penampilan apik Hakim Danish sekaligus menjadi modal penting menghadapi persaingan ketat pada seri Prancis musim ini.

Pada sesi latihan bebas pertama atau FP1, Hakim Danish berhasil mengamankan posisi ketujuh.

Catatan waktu tersebut membuatnya berada di depan Veda Ega yang menuntaskan sesi di peringkat ke-11.

Persaingan kedua pembalap Asia Tenggara itu kemudian kembali berlanjut dalam sesi practice yang berlangsung beberapa jam setelahnya.

Hasil lebih baik kembali dibukukan Hakim Danish. Rider asal Malaysia itu sukses menembus posisi keempat pada sesi practice Moto3 Prancis 2026.

Sementara itu, Veda Ega juga menunjukkan peningkatan performa dengan naik ke urutan kesembilan setelah sebelumnya berada di luar 10 besar pada FP1.

Capaian tersebut memastikan Hakim Danish dan Veda Ega sama-sama mengamankan tiket otomatis menuju sesi kualifikasi kedua atau Q2 Moto3 Prancis 2026.

Kepastian lolos langsung ke Q2 menjadi keuntungan penting karena kedua pembalap tidak perlu menjalani Q1 yang biasanya berlangsung lebih ketat.

Usai sesi practice berakhir, Hakim Danish mengungkapkan rasa puasnya melalui unggahan di media sosial. Pembalap Malaysia itu mengaku menikmati kondisi sepanjang hari pertama di Le Mans.

“Cuaca dan suasana hati bagus hari ini. Finis di posisi keempat di sesi practice dan langsung lolos ke Q2,” tulis Hakim Danish melalui akun Instagram pribadinya.

Performa kuat yang ditunjukkan Danish juga mendapat apresiasi dari timnya, MSI Racing. Tim tersebut menilai pembalap andalannya mampu menjaga kecepatan sejak awal sesi hingga akhir latihan.

“Finis keempat. Cukup cepat untuk lolos Q2,” tulis MSI Racing memberikan pujian terhadap performa pembalapnya.

Persaingan antara Hakim Danish dan Veda Ega sebenarnya bukan kali pertama terjadi musim ini. Situasi serupa sebelumnya juga terlihat pada seri Moto3 Spanyol 2026 di Sirkuit Jerez.

Saat itu, Danish sempat lebih unggul dari Veda Ega dalam sesi FP1.

Namun, Veda Ega mampu memberikan respons positif pada sesi berikutnya. Rider Indonesia tersebut perlahan memperbaiki performa dan sempat berada di posisi lebih baik dibanding Hakim Danish.

Dalam salah satu sesi di Jerez, Veda Ega menempati urutan ke-16 sedangkan Hakim Danish berada satu tingkat di bawahnya pada posisi ke-17.

Meski demikian, Danish kembali mengambil alih persaingan pada hari kedua Moto3 Spanyol. Ia mampu mencatat hasil lebih baik dibanding Veda Ega dalam FP2 maupun sesi kualifikasi.

Persaingan keduanya pun menjadi salah satu sorotan dalam pertarungan pembalap muda Asia Tenggara di kelas Moto3 musim ini.

Walau kalah dalam sesi latihan dan kualifikasi di Jerez, Veda Ega akhirnya tampil lebih menonjol saat balapan utama berlangsung.

Pembalap Indonesia berusia 17 tahun itu sukses melakukan start impresif dari posisi ke-17 hingga akhirnya finis di urutan keenam. Sebaliknya, Danish yang memulai balapan dari posisi ke-10 harus puas mengakhiri lomba di peringkat ke-13.

Add as preferred source on Google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *