GPNesia.com – Pembalap muda Spanyol, Pedro Acosta, akhirnya kembali menunjukkan senyumannya setelah menjalani uji coba penting pada hari Senin di Sirkuit Jerez.
Ia berhasil menutup sesi tersebut di posisi kelima, sebuah hasil yang cukup memuaskan setelah melalui akhir pekan balapan yang penuh tantangan bersama KTM.
Dalam sesi uji coba tersebut, Pedro Acosta tampak lebih percaya diri dengan performa motornya.
Meskipun sebelumnya mengalami berbagai kendala sepanjang akhir pekan, pembalap ini tetap menunjukkan keyakinan tinggi terhadap kerja keras tim pabrikan KTM yang terus berupaya melakukan pengembangan.
Namun demikian, hasil positif ini masih perlu dibuktikan lebih lanjut pada balapan berikutnya di Le Mans.
Pertanyaannya kini, apakah seluruh pekerjaan dan kemajuan yang dicapai pada hari Senin tersebut benar-benar mampu memberikan dampak nyata saat kompetisi berlangsung.
“Meskipun terlambat satu hari, pada akhirnya kami mencapai tujuan yang kami inginkan,” ujar Pedro Acosta seperti dikutip dari GPOne, Senin (27/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa memahami apa yang sebenarnya terjadi selama akhir pekan balapan bukanlah hal mudah. Menariknya, saat kembali turun ke lintasan pada hari Senin, motornya justru bekerja dengan normal tanpa kendala berarti.
Meski masih ada beberapa aspek yang perlu dianalisis lebih dalam, Pedro Acosta mengaku puas dengan inovasi terbaru yang dibawa oleh KTM.
Ia menilai beberapa solusi teknis sudah mulai menunjukkan hasil positif dan berpotensi digunakan dalam balapan di Le Mans.
Ketika ditanya mengenai aspek paling positif dari uji coba tersebut, Pedro Acosta menyoroti peningkatan traksi sebagai faktor utama.
Selain itu, penggunaan fairing baru juga dinilai memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap performa motor di lintasan.
Performa yang lebih kompetitif ini juga membuatnya tetap optimistis, terutama karena jaraknya dengan tim-tim kuat seperti Aprilia dan Ducati masih relatif dekat.
Setelah mengalami akhir pekan yang sulit, ia merasa timnya berhasil menemukan sesuatu yang penting, meskipun belum sepenuhnya dipahami secara teknis.
“Saya sendiri belum benar-benar mengerti apa yang kami temukan, karena kemarin saya kesulitan, tetapi hari ini saya bisa bersaing,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting untuk menghadapi balapan berikutnya.
Terkait kondisi lintasan, Pedro Acosta tidak yakin bahwa peningkatan cengkeraman menjadi faktor utama perubahan performanya.
Menurutnya, situasi tersebut tidak sesederhana itu dan masih membutuhkan analisis lebih lanjut.
Sementara itu, pembaruan aerodinamis yang diuji juga memberikan dampak meskipun tidak terlalu besar.
Ia menyebut peningkatan tersebut sebagai langkah kecil, bukan revolusi, namun cukup membantu meningkatkan kecepatan motor secara keseluruhan.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan adanya peningkatan signifikan dalam waktu singkat, Pedro Acosta mengakui hal tersebut cukup sulit dicapai.
Membawa komponen baru seperti aerodinamika ke balapan membutuhkan waktu adaptasi, sementara margin untuk memahami kebutuhan secara menyeluruh sangat terbatas.
Ia juga menyinggung bahwa uji coba di Barcelona kemungkinan akan lebih difokuskan pada pengaturan dan penyempurnaan motor, bukan pada pengujian komponen baru.
Terlebih lagi, dengan regulasi baru yang akan berlaku setelah Brno, belum tentu ada inovasi besar yang akan diperkenalkan dalam waktu dekat di MotoGP.
Dengan segala perkembangan ini, Pedro Acosta kini menatap Le Mans dengan harapan baru. Hasil uji coba di Jerez menjadi titik terang, namun pembuktian sesungguhnya masih menunggu di lintasan balap berikutnya.







